<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>JAKARTA TIMUR - CILIWUNG</title>
	<link>http://13320.blogsome.com</link>
	<description>JAKARTA TIMUR - CILIWUNG</description>
	<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 02:29:38 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Perang atau Pertempuran Karbala</title>
		<link>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/perang-atau-pertempuran-karbala/</link>
		<comments>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/perang-atau-pertempuran-karbala/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 02:29:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Humor</category>
		<guid>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/perang-atau-pertempuran-karbala/</guid>
		<description><![CDATA[	Kisah Karbala sumber : http://www.google.com/url?sa=D&amp;q=http://swaramuslim.net/islam/Sirah_nabi/ahlul_bait/5_Husein/ 
	Bertalian dengan Tragedi Karbala, saya ingin mengemukakan titik-titik temu di antara kaum Muslimin berkenaan dengan peristiwa besar ini, sehingga tidak satu pun dari kita yang masih beranggapan bahwa kejadian asyuro hanya berkaitan langsung dengan orang-orang Syiah dan tidak ada titik temu dalam memandang hal ini di antara mazhab lain. Padahal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kisah Karbala <br />sumber : <a href="http://www.google.com/url?sa=D&#038;q=http://swaramuslim.net/islam/Sirah_nabi/ahlul_bait/5_Husein/">http://www.google.com/url?sa=D&amp;q=http://swaramuslim.net/islam/Sirah_nabi/ahlul_bait/5_Husein/</a> </p>
	<p>Bertalian dengan Tragedi Karbala, saya ingin mengemukakan titik-titik temu di antara kaum Muslimin berkenaan dengan peristiwa besar ini, sehingga tidak satu pun dari kita yang masih beranggapan bahwa kejadian asyuro hanya berkaitan langsung dengan orang-orang Syiah dan tidak ada titik temu dalam memandang hal ini di antara mazhab lain. Padahal jika kita telusuri maka kita temukan banyak kesepakatan dalam melihat perstiwa ini. Titik temu yang saya maksud adalah: </p>
	<p>1-Semua kaum Muslim sepakat bahwa Imam Husain berasal dari keluarga paling terhormat di antara para sahabat. Ayahnya adalah Ali bin Abi Thalib, menantu Nabi saw dan ibunya adalah Fatimah, putri tercinta Rasul saw. </p>
	<p>2-Semua sepakat bahwa Imam Husain di samping sahabat besar, juga salah satu ahlul bait Nabi saw yang untuknya surat al Ahzab ayat 33 diturunkan. </p>
	<p>3-Semua sepakat bahwa Rasul saw (kakek Imam Husain) sangat mencintai cucunya ini bahkan beliau memanggilnya dengan sebutan &quot;anakku&quot;. </p>
	<p>4- Semua sepakat bahwa Nabi saw tidak pernah memuji Yazid dan siapapun yang terlibat dalam pembunuhannya. Bahkan beliau justru mengecam keras dan mengutuk mereka yang membantai cucunya. Sementara Nabi melontarkan minimal puluhan pujian kepada Imam Husain seperti hadis yang mengatakan bahwa &quot;Husain adalah penghulu pemuda surga.&quot; </p>
	<p>5-Tidak ada satupun mazhab atau aliran atau bahkan agama manapun yang membenarkan kejahatan perang yang dilakukan tentara Yazid. Misalnya, pemisahan kepala dari badannya, dan pemisahan anggota tubuh lainnya. Perlu dicacat bahwa perihal pemisahan kepala Imam Husain ini sudah menjadi rahasia umum di kalangan para sejarawan manapun, dan tak ada satu pun yang membantahnya. Dan kepala suci ini disodorkan ke hadapan Yazid dan menurut versi sejarah, Yazid memukul kepala yang sering dicium oleh Nabi ini dengan tongkatnya.Kejahatan perang lainnya, tentara Yazid mengharamkan setetes air pun bagi pasukan Imam Husain, bahkan bayi yang mungil pun menjadi korban kebiadaban ini dimana bayi tersebut bukan hanya tidak dihilangkan dahaganya saat ayahnya membanya ke hadapan musuh dengan memelas agar kiranya hati mereka melunak dan memberinya air namun mereka dengan bengis mengakhiri hidup bayi putra cucu Nabi tak berdosa itu dengan lemparan panah yang menembus ulu hatinya. </p>
	<p>Dan masih banyak kejahatan-kejahatan perang lainnya yang tidak dapat saya ungkap satu persatu dalam tulisan singkat ini. Untuk lebih jauh, silakan Anda membuka kembali buku-buku sejarah yang mengungkap hal ini. </p>
	<p>6-Semua sepakat bahwa peristiwa Asyura adalah fakta dan bukan cerita fiktif. </p>
	<p>7- Semua sepakat bahwa Imam Husain bukan berhadapan dengan kaum kafir atau musyrik, namun berhadapan dengan pasukan bergamis, bersorban, bertasbih dan berjenggot lebat (pasukan Muslim). </p>
	<p>8-Semua sepakat bahwa jumlah pasukan Imam Husain tidak melebihi 100 orang, dan berhadapan dengan ribuan tentara Yazid. </p>
	<p>9-Semua sepakat bahwa bersedih atas tragedi Karbala adalah hal yang lumrah jika melihat kualitas kekejaman yang dilakukan tentara Yazid terhadap Imam Husain dan keluarganya. </p>
	<p>10-Semua sepakat bahwa membunuh orang Muslim tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat adalah dosa besar, apalagi bila yang dibunuh adalah cucu tercinta dan keluarga Nabi saw. </p>
	<p>11- Semua sepakat bahwa mayat seorang Muslim itu harus disholati dan dikebumikan sesuai dengan tuntutan syariat. Sementara pada tragedi Asyura, sejarah mencatat bahwa mayat Imam Husain dan para keluarganya dan sahabat-sahabat setianya dibiarkan begitu saja dan tidak dikebumikan oleh para pembunuhnya. </p>
	<p>12-Semua sepakat bahwa secara riil (pandangan kasat mata) Imam Husain kalah. Sebab, di samping beliau terbunuh, semua pasukannya pun meninggal di Karbala. Namun semua tidak sepakat berkenaan dengan apakah tujuan beliau tercapai atau tidak? Dengan kata lain, apakah beliau secara batin menang? Perlu dicatat bahwa saat keluar menuju Karbala, beliau menegaskan: &quot;Aku keluar bukan sebagai orang yang lalim, tapi aku ingin memperbaiki umat kakekku.&quot; </p>
	<p>13-Semua sepakat bahwa beberapa gerakan Islam kontemporer terilhami dan terpengaruh baik secara langsung atau tidak langsung dengan revolusi Imam Husain. Contoh paling pas dan ter-gres adalah kemenangan revolusi Islam Iran dimana sang pemimpinnya, Ayatullah Khomaini menegaskan bahwa revolusi yang diraih masyarakat Iran berangkat dari &quot;semangat Husaini&quot;. </p>
	<p>14-Semua sepakat bahwa tawanan perang harus diperlakukan secara terhormat. Sementara sejarah mencatat bahwa pasukan Yazid mengiring para tawanan wanita keluarga Nabi saw secara biadab dan merantai mereka serta menghinakan mereka.[] </p>
	<p>Mas Alkaff [1] <br />[1] . Beliau adalah Mahasiswa S1. Jurusan Filsafat Irfan di Universitas Imam Khomeini Qom, Iran. </p>
	<p>Dirangkum dari berbagai sumber </p>
	<p>Mengapa Asyura Begitu Sakral? <br />Murtadha Muthahari ra. </p>
	<p>Mengapa Imam Husain as. bangkit? motif apa saja yang mendorong kebangkitannya? Ada tiga penjelasan mengenai hal ini </p>
	<p>Pertama: kebangkitan Imam Husain as. adalah kebangkitan biasa yang -naudzubillah- yang dilatarbelakangi oleh tujuan dan kepentingan peribadi saja. Penjelasan seperti ini tidak hanya akan ditolak oleh seorang muslim, tetapi bahkan bukti-bukti sejarah yang kuat tidak membenarkan alasan itu. </p>
	<p>Kedua: seperti yang ada di benak masyarakat awam, bahwa Imam Husain as. syahid demi pengampunan dosa umat manusia, sama dengan yang diyakini orang-orang kristen tentang Isa Al-Masih. Pola pikir semacam ini sungguh menyesatkan. </p>
	<p>Ketiga: situasi dan kondisi dunia Islam pada waktu itu sudah sampai pada titik kritis yang mengharuskan Imam Husain as. untuk bangkit, karena beliau melihat bahwa Islam akan terjaga hanya dengan kebangkitannya. Kebangkitan beliau adalah kebangkitan di jalan haq dan hakikat. Peperangan beliau adalah peperangan akidah dan ideologi, peperangan antara kebenaran dan kebatilan. </p>
	<p>Dalam kapasitasnya sebagai pribadi, Imam Husain as. tidaklah begitu berarti dalam peperangan antara kebenaran dan kebatilan. Saat menuju Karbala, beliau berkata di salah satu ceramahnya: &quot;Tidakkah kalian saksikan bahwa kebenaran tidak lagi ditaati, dan kebatilan tidak lagi dilarang, maka merupakan keharusan bagi seorang mukmin yang berada di tengah situasi dan kondisi semacam ini untuk bersimbah darah syahadah di jalan Allah swt&quot; </p>
	<p>Dalam rangka itu, Imam Husain as. mengoptimalkan kesempatan berkumpulnya jemaah haji di Mina dan Arafah. Di sana beliau menerangkan tujuan-tujuan universal Islam secara singkat. Beliau mengatakan: &quot;Ya Allah! Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Tahu bahwa gerakan, kebangkitan, protes, perlawanan dan peperangan, semua ini bukanlah untuk memperebutkan kekuasaan seseorang, bukan untuk meraup harta dan perolehan duniawi, bukan pula atas dasar kerakusan dunia, melainkan untuk mengembalikan ajaran-ajaran agama-Mu, untuk mewujudkan perbaikan di bumi-Mu, agar hamba-hamba-Mu yang tertindas merasa aman dan supaya ditegakkan kembali hukum-hukum-Mu yang terabaikan&quot;. </p>
	<p>Pada peristiwa bersejarah Asyura, ada sebab dan motif, ada pula tujuan dan harapan. Kita, orang-orang muslim dan pengikut Al-Husain bin Ali, telah memutarbalikkan fakta sejarah ini, sebagaimana Muawiyah bin Abu Sufyan telah mendistorsi sabda Rasul saww. tentang Ammar bin Yasir; bahwasanya &quot;Kelompok yang menyimpang dan dzalim akan membunuhmu&quot;. </p>
	<p>Imam Husain as. membawa motif dan tujuan tertentu dalam kebangkitannya. Berikutnya tiba giliran kita mengarang dan merekayasa sebab serta harapan yang berbeda untuk kebangkitan tersebut?! Abu Abdillah Al-Husain as. telah melahirkan kebangkitan yang luar biasa besar dan suci. Semua syarat-syarat kesucian sebuah kebangkitan terdapat di dalamnya, sehingga tidak ada lagi kebangkitan yang dapat mengunggulinya. Apakah syarat-syarat itu? </p>
	<p>1. Tujuan yang berkemanusiaan dan universal. Syarat pertama dari sebuah kebangkitan yang suci adalah tujuan kebangkitan tersebut tidak bersifat subjektif, tetapi manusiawi dan universal. Yakni demi sosial, kemanusiaan, hakekat, kebenaran, tauhid, keadilan dan kesejajaran, bukan karena kepentingan pribadi. </p>
	<p>2. Pandangan dan kesadaran yang kuat. Syarat kedua dari sebuah kebangkitan yang suci ialah bahwa kebangkitan itu hendaknya dilandasi pandangan dan kesadaran yang kuat. Artinya, terkadang masyarakat lalai atau tidak mengerti, di saat yang sama ada orang yang betul-betul sadar dan memiliki pandangan yang tajam, sehingga dapat merasakan luka masyarakat seratus kali lipat lebih dari yang mereka rasakan. Apa yang tidak disaksikan masyarakat dalam sebuah cermin dapat disaksikan oleh orang itu dalam batu bata yang masih basah. Dua puluh, tiga puluh atau lima puluh tahun berlalu, masyarakat baru menyadari kenapa orang tersebut bangkit, mereka mulai mengerti apa tujuan-tujuan suci di balik kebangkitan itu. Seperti yang terjadi pada Sayyid Jamaludin Asad Abady (Jamaluddin Afghani, peny.). </p>
	<p>3. Kesendirian. Syarat ketiga dari sebuah kebangkitan yang suci yaitu bahwa kebangkitan itu merupakan satu-satunya kebangkitan yang tidak ada duanya. Artinya, di saat kondisi mencekik dan suasana mencekam, tak seorang pun berani angkat suara, selain kegelapan mutlak, putus asa mutlak, diam mutlak dan hening mutlak. Tiba-tiba muncul seseorang memecah keheningan dan meneriakkan suara, bergerak dan menyulut obor menyapu kegelapan, yang kemudian diikuti oleh orang-orang lain.[] </p>
	<p>Dirangkum dari Islam Alternatif </p>
	<p>Mengapa Karbala Terjadi? </p>
	<p>Murtadha Muthahari ra. </p>
	<p>Kendatipun dari sisi sejarah dan liputan fakta yang sederhana, peristiwa (Asyura) ini memang berlangsung tidak begitu lama. Akan tetapi, karena banyaknya faktor yang berperan dalam kebangkitan Husaini tersebut, maka interpretasi dan upaya membongkar esensi kebangkitan yang besar ini menjadi begitu rumit. </p>
	<p>1. Baiat. </p>
	<p>Di pertengahan bulan Rajab tahun enam puluh hijriah, Muawiyah bin Abu Sufyan meninggal dunia. Tanpa menyia-nyiakan waktu lagi, sang anak, Yazid, mengirimkan surat kepada gubernur Madinah, Walid bin Utbah bin Abi Sufyan yang juga anggota keluarga Bani Umayyah, tercatat di dalamnya pemberitahuan akan kematian Muawiyah sekaligus sebuah perintah: &quot;Ambillah baiat padaku dari warga kota, undanglah Husain bin Ali dan ambil pula baiat darinya, jika dia menolak berbaiat padaku, maka kirimkan kepalanya kepadaku&quot;. </p>
	<p>Di samping semua kejahatan yang dilakukannya, ada dua dampak buruk lain di balik baiat kepada orang seperti Yazid, yang bahkan tidak muncul saat Muawiyah dibaiat. Yang pertama yaitu sekiranya Imam Husain as. memenuhi permintaan (baiat) Yazid tersebut, ini artinya beliau telah mengakui sistem kedinastian dan monarki dalam khilafah Islam. </p>
	<p>Dampak buruk kedua lebih berkaitan dengan pribadi Yazid itu sendiri, satu keperibadian yang membedakan situasi saat itu dari yang lain. Lebih dari sekedar orang fasik dan kejam, Yazid adalah orang yang vulgar menampakkan kefasikannya. Dia bukan orang yang punya kapabilitas politis. Ini berbeda dengan Muawiyah dan mayoritas khalifah Bani Abbas. Meski mereka itu manusia-manusia fasik dan jahat, namun mereka mengerti betul bahwa jika mereka hendak melestarikan kerajaan dan kekuasaan yang ada di tangan mereka, sampai batas-batas tertentu mereka akan memperhatikan kemaslahatan Islam. Inilah hal yang tidak disadari Yazid. Dia adalah orang yang tak tahu malu. </p>
	<p>Mungkin sekali Muawiyah itu minum arak (saya hanya katakan mungkin, karena sepengetahuan saya, tidak ada referensi sejarah yang kuat, dan boleh jadi ada orang lain yang menelaah lebih dalam dan mendapatkan bukti-bukti yang lebih akurat). Meski begitu, sejarah tidak pernah mencatat bahwa Muawiyah minum arak dalam pertemuan terbuka, juga tidak ada fakta sejarah yang melaporkan kepada kita bahwa dia mabuk di hadapan khalayak. Sementara Yazid minum arak dan mabuk-mabukan secara terbuka dalam pertemuan-pertemuan resmi. </p>
	<p>Masih dalam catatan otentik sejarah, bahwa Yazid gemar bermain-main dengan kera dan macan kumbang. Karena inilah mengapa Imam Husain as. mengatakan: &quot;Apabila umat ini dipimpin oleh seorang seperti Yazid, maka ucapkanlah selamat tinggal Islam!&quot;. Pada dasarnya, keberadaan orang semacam Yazid sama dengan penggembosan Islam. Orang seperti inilah yang meminta baiat dari Imam Husain as. </p>
	<p>Gubernur Madinah mengundang Imam Husain as. ketika beliau berada di masjid Nabawi. Saat itu, Abdullah bin Zubair juga bersama beliau. Utusan gubernur mengajak dua orang tersebut untuk menghadap gubernur. Abdullah berkata pada Imam Husain as.: &quot;Apa dugaanmu? Imam Husain as. menjawab: &quot;Aku kira yang firaun-nya mereka sudah mati, dan kita dipanggil untuk berbaiat&quot;. Abdullah kembali bertanya: &quot;Aku juga berpikir demikian, lalu apa tindakanmu sekarang? Imam Husain as. menjawab: &quot;Aku akan pergi menemui gubernur&quot;. </p>
	<p>Sementara Abdullah bin Zubair melarikan diri menuju Mekkah tidak melalui jalan utama dan mencari perlindungan di sana, Imam Husain as. pergi menemui gubernur. Beliau mengajak sebagian pemuda Bani Hasyim bersamanya seraya mengingatkan mereka: &quot;Kalian berdiri siaga di luar, dan jika teriakanku terdengar segeralah masuk ke dalam, tapi selama teriakanku belum terdengar, janganlah kalian masuk&quot;. </p>
	<p>Marwan bin Hakam -salah satu pentolan Bani Umayah yang sempat menjadi gubernur Madinah pada periode kekuasaan Muawiyah- juga hadir dalam pertemuan itu. Di dalamnya, gubernur Madinah Walid bin Utbah bin abu Sufyan membacakan surat terbuka Yazid untuk Imam Husain as. lalu berkata: &quot;Masyarakat sudah membaiat Yazid. Maslahat Islam menuntut demikian. Aku harap kamu juga membaiatnya&quot;. Imam Husain as. berkata: &quot;Untuk apa kalian menginginkan baiatku? Bukankah kalian menginginkannya karena masyarakat dan tidak karena Allah? Bukankah kalian menginginkan baiatku supaya orang lain juga berbaiat. Gubernur menjawab: &quot;Ya, benar&quot;. Imam Husain as. melanjutkan: &quot;Kalau begitu, apa untungnya baiatku di ruangan tertutup ini yang hanya dihadiri oleh tiga orang saja?&quot;. Gubernur berpendapat: &quot;Apa yang dia katakan itu benar, kalau begitu biar nanti saja!&quot;. </p>
	<p>Setelah pertemuan itu, Imam Husain as. tinggal di Madinah selama tiga malam. Setiap malam beliau pergi menyimbahkan diri di atas makam Nabi Muhammad saww. Untuk malam ketiga, seperti biasa beliau berziarah ke makam suci itu, berdoa dan menangis lama, sampai terbawa tidur. Dalam tidurnya, Beliau bertemu Rasulullah saww. Beliau bermimpi bahwa ada ketentuan (Tuhan) yang diilhamkan kepadanya. </p>
	<p>Pada esok harinya, kira-kira pada tanggal 27 bulan Rajab, Imam Husain as. keluar dari Madinah pergi menuju Mekkah melalui jalan utama, tidak sembunyi-sembunyi lewat jalan-jalan lainnya. Beliau sampai di Mekkah pada tanggal 3 bulan Sya&#8217;ban. Beliau masih tinggal di sana pada bulan-bulan Ramadan, Syawal, Dzulqa&#8217;dah, sampai tanggal 8 Dzulhijjah. Di Mekkah, Imam Husain as. secara berurutan tinggal di rumah Tan&#8217;im, Soffah, Dzatu &#8216;irq, Hajiz Batni Rummah, Zarrud, Tsa&#8217;labiyah, Zubalah, Bathn Aqabah, Syaraf, Dzu Husum, Udzaibul Hijanat, Qasr Bani Muqatil, sampai akhirnya beliau turunkan bekal perjalanan di Nainawa. </p>
	<p>2. Undangan. </p>
	<p>Di akhir bulan Rajab, bertepatan dengan awal pemerintahan Yazid, Imam Husain as. keluar dari Madinah menuju Mekkah untuk menghindari baiat pada Yazid. Beliau memilih Mekkah mengingat kota ini adalah haram (tempat suci) Allah yang aman, setidaknya keamanan di sana lebih terjamin daripada di tempat lain. Tidak sekedar satu tempat terbaik untuk berlindung, lebih dari itu Mekkah adalah pusat pertemuan (jemaah) yang juga terbaik, mulai dari bulan Rajab dan Sya&#8217;ban yang merupakan hari-hari umroh, kemudian musim haji yang juga kesempatan lain paling tepat untuk melakukan dakwah. </p>
	<p>Sekitar dua bulan sejak kedatangan Imam Husain as. di Mekkah, mengalirlah surat-surat (undangan) dari warga Kufah (Irak) ke tangan beliau. oleh karena itu, undangan warga Kufah lebih merupakan faktor turunan ketimbang diangkat sebagai faktor utama kebangkitan Imam Husain as. Peran maksimal dari undangan warga Kufah saat itu ialah bahwa dunia serta pengadilan sejarah yang akan datang dapat memberikan penilaian bahwa undangan ini tampaknya telah meluangkan kesempatan yang tepat untuk (kebangkitan) beliau. </p>
	<p>Yakni, pengaruh terbesar undangan warga Kufah itu tampak pada bentuk kebangkitan Imam Husain as, bahwanya beliau mesti bergerak dari Mekkah dan tidak menjadikannya sebagai medan pertempuran. Selain itu, undangan tersebut menjadi alasan kuat untuk menolak saran Ibnu Abbas supaya beliau hijrah mencari perlindungan ke Yaman dan daerah pegunungan di sana. Beliau pun tidak memusatkan kebangkitannya di kota kakeknya Madinah. Untuk itu, beliau bergerak menuju Kufah. </p>
	<p>3. Amar Makruf Nahi Munkar </p>
	<p>Faktor ini dinyatakan secara tegas oleh Imam Husain as. Sejarah menuturkan bahwa pada saat itu, tangan Muhammad bin Hanafiah -saudara Imam Husain as.- lumpuh yang membuatnya tidak bisa ikut bersama Imam Husain as. Lalu, beliau menulis wasiat dan menyerahkannya kepada Muhammad. Di dalamnya beliau juga menjelaskan falsafah kebangkitannya: &quot;Sungguh aku tidak bangkit karena kesombongan dan keangkuhan, aku bukanlah perusak (mufsid) atau orang dzalim, aku bangkit hanya untuk melakukan reformasi pada umat kakekku, aku ingin mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran, aku berjalan di atas jalan kakek dan ayahku Ali bin Abi Thalib&quot;. </p>
	<p>Penjelasan ini sama sekali tidak menyinggung soal undangan warga Kufah. Ini artinya, kalaupun mereka tidak menghendaki baiatku, aku tetap tidak akan tinggal diam. Semua penghuni bumi ini mesti sadar bahwa Husain bin Ali bukanlah pecinta tahta dan harta, Husain bukanlah perusak, pemberontak atau orang dzalim. Husain hanyalah seorang reformis. Di sejumlah tempat, Imam Husain as. menjelaskan pada masyarakat maksud dan sikapnya terhadap Yazid, seperti dalam pidato beliau saat dimintai baiat padanya, surat beliau untuk Muawiyah, dan pidato beliau di Mina. </p>
	<p>Menimbang kadar tiga faktor di atas, memang tidak sama sebanding. Masing-masing faktor memberi bobot arti pada kebangkitan Imam Husain as. sampai batas-batas tertentu. </p>
	<p>Sekaitan dengan undangan warga Kufah, kadar pengaruh faktor ini sangat sederhana (yakni, sederhana jika kita timbang dengan nilai amal Imam Husain as, bukan dengan nilai perilaku kita). Sebab, kadar faktor ini ialah kesiapan satu propinsi atau wilayah tertentu mendukung kebangkitan. Dan menurut kaidah, kemungkinan maksimal yang dapat diprediksikan adalah lima puluh persen menang, dan tak seorangpun kan menghitung kemenangan tersebut lebih dari lima puluh persen. </p>
	<p>Berkenaan dengan penuntutan baiat yang sejak awal ditolak mentah-mentah oleh Imam Husain as., faktor ini memberi bobot arti yang lebih besar pada kebangkitan Husaini ketimbang arti undangan. Karena, faktor ini telah muncul sejak awal, sebelum ada satu orangpun yang menyatakan dukungan dan kesiapannya untuk bangkit bersama beliau. Pemerintahan yang diktator, yang telah mengoptimalkan kekerasan selama dua puluh tahun di bawah kekuasaan Muawiyah bin abi sufyan, sekarang menuntut baiat dari Husain bin Ali dalam situasi yang sangat sulit itu. Putra mahkota telah menduduki tampuk khilafah, orang yang lebih muda, lebih congkak, lebih haus darah, dan sama sekali tidak tahu politik, sampai terkadang mengabaikan perhitungan politis secara total. Pada kondisi semacam itu, mengucapkan kata &quot;Tidak&quot; terhadap penguasa diktator adalah pekerjaan yang sangat besar. </p>
	<p>Dari sudut pandang inilah kita menyaksikan bagaimana Imam Husain as. seorang diri menentang tuntutan ilegal penguasa yang betul-betul dzalim dan sewenang-wenang, di saat belum ada satu nama pun yang bisa didaftar sebagai pendukungnya. Maka itu, faktor ini mempunyai pengaruh dan nilai dalam melahirkan kebangkitan Aba abdillah Husain as. lebih dari arti undangan warga Kufah. </p>
	<p>Adapun amar makruf nahi munkar, kadar pengaruh dan bobot nilai yang disusupkan faktor ini pada kebangkitan Imam Husain as. jauh lebih besar daripada dua faktor sebelumnya. Faktor inilah yang membuat kebangkitan itu berhak hidup untuk selama-lamanya, karena tidak lagi bergantung pada undangan dan juga tidak pada penuntutan baiat. </p>
	<p>Yakni, Imam Husain as. bergerak menuju Kufah karena undangan warganya yang memberikan kemungkinan menang sampai lima puluh persen atau kurang. Sedangkan faktor kedua meminta beliau untuk berbaiat tapi beliau menolaknya. Jadi, kalau mereka tidak menuntut baiat dari Imam Husain as. niscaya beliau pasif, diam dan tenang, tidak ada peristiwa khas yang akan terjadi. Adapun pada faktor ketiga, Imam Husain as. adalah seorang yang protes dan menentang. Semua tempat telah dipenuhi kerusakan; yang dihalalkan Allah telah diharamkan, dan yang diharamkan-Nya juga telah dihalalkan, baitulmal muslimin juga jatuh ke tangan orang-orang yang tidak layak serta dipakai bukan dalam rangka keridhaan Allah swt. Rasulullah saww. bersabda: &quot;barangsiapa menyaksikan kondisi semacam ini dan tidak berusaha mengubahnya, maka Allah swt pantas mengumpulkannya bersama orang-orang yang dzalim, sewenang-wenang, dan orang-orang yang mengubah agama Allah swt, nasibnya akan sama seperti mereka&quot;.[] </p>
	<p>Dirangkum dari Islam Alternatif </p>
	<p>Hurr: mengapa kita melupakannya? </p>
	<p>Hurr adalah nama salah seorang panglima tinggi tentera &#8216;Umar bin Sa&#8217;ad yang menghadapi cucu Nabi Saw, Husain bin &#8216;Al&icirc;, atas perintah dari Yazid bin Muawiyah untuk melaksanakan salah satu dari dua perintahnya, yaitu mendapatkan baiat (sumpah setia) Husain bagi kekhalifahannya yang korup, atau membunuh Husain dan semua sahabatnya. Adalah Hurr dan tenteranya yang mula-mula menghadapi Imam Husain, dan kemudian mengepungnya, serta menghalangi beliau dan para sahabatnya untuk mendapatkan air minum. </p>
	<p>Pada hari &#8216;Asyura, Hurr membuat sebuah keputusan yang besar. Persis sebelum pertempuran dimulai, dia meninggalkan posisi dan pasukan yang sedang dipimpinnya, dan bergabung dengan Imam Husain. Dan menjadi syahid pertama yang terbunuh di jalan Allah oleh tentera yang beberapa jam sebelumnya masih berada di bawah komandannya. Nama Hurr bererti &quot;merdeka, lahir sebagai orang merdeka, mulia, orang bebas.&quot; </p>
	<p>Takdir terkadang melakukan sebuah permainan. Pabrik penciptaan terus-menerus memproduksi makhluk-makhluk yang tak terhitung jumlahnya: batu-batu, pohon-pohon, sungai-sungai, serangga-serangga, manusia, dan terkadang memperlihatkan sebuah adegan humor, menciptakan sebuah inovasi atau kekecualian: ia menulis puisi, menggambar sebuah lukisan, atau melakukan sesuatu yang unik. Dalam satu kata, dapat dikatakan bahawa benda-benda ciptaan tersebut mempunyai &quot;karakter&quot;. Dari antara rumah-rumah, ada Ka&#8217;bah, dari antara semua tembok, ada Tembok Besar Cina; dari antara planet-planet yang mengelilingi matahari, ada bumi, dan dari semua syuhada, ada Hurr. </p>
	<p>Tangan artistik takdir telah menyusun adegan ini dengan tingkat ketepatan dan ketelitian yang paling tinggi. Dan seolah-olah hendak menekankan pentingnya ceritera yang sedang terjadi, ia memilih semua pemain lakonnya dari pemain-pemain yang berkarakter absolut, alias mutlak, dengan tujuan untuk menjadikan ceritanya lebih efektif. </p>
	<p>Cerita yang sedang kita bicarakan ini adalah tentang sebuah &quot;pilihan&quot;, sebuah manifestasi terpenting dari arti menjadi seorang manusia. Tetapi, pilihan macam apa? Kita semua dihadapkan pada beberapa pilihan dalam kehidupan kita sehari-hari: karier, teman, isteri, rumah, bidang studi. Tetapi dalam cerita ini, pilihannya jauh lebih sulit: antara baik dan buruk. Dan di samping itu, pilihan tersebut juga bukan dari sudut pandang filosofis, ilmiah, ataupun teologis. Sungguh, pilihan yang sedang kita bicarakan di sini adalah pilihan antara agama yang benar dan agama yang lancung, antara politik yang adil dan politik yang zalim, dengan nyawa sebagai harga yang harus dibayar untuk pilihan yang diambil. </p>
	<p>Untuk menekankan lebih jauh sensitifnya situasi, pencipta lakon cerita ini tidak menempatkan sang pahlawan di tengah-tengah antara yang benar dan yang bathil. Alih-alih, si pahlawan adalah pemimpin dari pasukan tentera yang berdiri di pihak yang jahat. Di lain pihak, sutradara lakon ini harus mencari lambang-lambang bagi ceritanya untuk membuatnya efektif. Akankah dia menempatkan Prometheus di satu pihak dan beberapa setan di pihak yang lain? Tapi pemilihan tokoh-tokoh seperti ini akan menjadikan ceritanya terlalu berbau mitos. Bagaimana dengan Spartacus dan Crasius? Tidak, nama-nama ini akan membuat ceritanya bercorak nasionalistis dan memberikan kepadanya sifat bergantung pada kelas sosial. Bagaimana dengan Ibrahim dan Namrud? M&ucirc;s&acirc; dan Fir&#8217;aun? Yesus dan Judas? Tidak juga. Sebab bagi kebanyakan orang nama-nama ini adalah tokoh-tokoh yang bersifat metafisik dan terlalu &quot;tinggi&quot;, jauh berbeda dengan orang kebanyakan. Memasang mereka sebagai pemain utama akan mengurangi efek cerita, dan menjadikan orang mengagumi mereka, tapi tidak akan berpikir untuk mengikuti contuh teladan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, tujuan utama cerita ini adalah untuk mengajar, menunjukkan kemampuan manusia untuk berubah, untuk menunjukkan bahawa adalah mungkin bagi seorang awam, bahkan seorang yang berdosa, untuk memutuskan semua ikatan sosial, kekeluargaan dan kelasnya, dan memperlihatkan perubahan yang suci. </p>
	<p>Sejarah Islam penuh dengan fenomena kontradiksi. Kedua garis pertentangan yang berawal dari Habil dan Qabil dan yang terus ada di sepanjang sejarah, secara berhadapan dalam berbagai wajah, juga terus berlanjut di dalam Islam. Nah, dalam cerita ini kedua aliran ini sama-sama mengenakan baju Islam, tapi dengan arah menghadap yang berlawanan. Ironisnya, pahlawan kita diharuskan memilih antara ujung-ujung yang paling ekstrim pada masing-masing pihak, iaitu: Yazid vs. Husain. Sungguh, seandainya cerita ini dikarang oleh seorang pengarang, niscaya dia akan segera boleh dikenali dan diakui kerana keaslian dan kualitas seninya&#8230; </p>
	<p>Siapa nama pahlawan ini? Bagi seorang tokoh sejarah, apa yang penting adalah peranan yang dimainkannya, bukan namanya. Sebab namanya adalah sesuatu yang dipilihkan untuknya oleh keluarganya, sesuai dengan selera orangtuanya. Di lain pihak, jika cerita ini diciptakan oleh seorang pengarang yang memiliki originaliti, niscaya dia akan memilih sebuah nama yang relevan dengan peranan yang dimainkan oleh pahlawannya. Tetapi dalam cerita ini pahlawan kita telah diberi nama Hurr oleh ibunya, seolah-olah ibunya telah melihat peranan sangat peka yang akan dimainkan oleh anaknya nanti. Maka, ketika sang Pemimpin kemerdekaan memandangi tubuhnya yang berlumuran darah sesaat sebelum dia menghembuskan nafas yang terakhir, beliau mengatakan kepadanya: &quot;Wahai Hurr, semoga Allah merahmatimu! Engkau adalah seorang yang merdeka di dunia ini dan juga di akhirat nanti, persis sebagaimana arti nama yang diberikan ibumu kepadamu!&quot; </p>
	<p>Meskipun Hurr telah memainkan peranan yang unik dalam sejarah, namun esensi peranannya tidaklah terbatas hanya pada dirinya saja. Makna tindakannya, dalam kenyataannya, mencakup semua manusia, malahan dapat dikatakan mendefinisikan &quot;kemanusiaan&quot;. Tindakannya itulah yang membedakan manusia dari makhluk-makhluk lainnya, yang menggaris-bawahi tanggung jawab manusia dan terhadap Tuhan, terhadap sesama manusianya dan terhadap dirinya sendiri. Dan Hurr telah memainkan peranannya tidak dengan kata-kata dan konsep-konsep, tetapi dengan cinta dan darah. Jika kita menangkap kedalaman kata-kata Imam Sh&acirc;diq bahawa &quot;Setiap hari adalah hari &#8216;Asyura dan setiap tempat adalah Karbala, dan setiap bulan adalah bulan Muharram&quot;, maka kita akan segera mengerti perluasan kata-kata ini, iaitu: &quot;dan setiap orang adalah Hurr!&quot; </p>
	<p>Sejarah kita, yang berawal dari Habil dan Qabil, adalah manifestasi dari pertentangan abadi antara kubu Tuhan dan kubu Syaitan, meskipun dalam masing-masing zaman kedua kubu ini diselubungi samaran yang berbeda. Kerana itu, dalam setiap masa, setiap orang mendapati dirinya berada pada posisi yang sama dengan Hurr: sendirian, di tengah-tengah, ragu-ragu, di antara dua pasukan tentera yang sama. Di satu pihak, komandan tentera kejahatan berseru kepada pasukannya: &quot;Wahai tentera Allah! Serbu!&quot; dan di pihak lain, seorang Imam, dengan suara yang bergema sepanjang sejarah, bertanya - bukan memerintah - &quot;Adakah orang yang mau membela aku?&quot; Dan anda, orang itu, mesti memilih. </p>
	<p>Dengan pilihan inilah Anda menjadi manusia. Sebelum menjatuhkan pilihan, Anda bukan apa-apa. Anda hanya suatu eksistensi tanpa esensi, anda berdiri di tengah-tengah. Jadi, orang yang mendapatkan eksistensi melalui kelahiran, menemukan &quot;esensi&quot; melalui pilihan. Dengan pilihan inilah penciptaan manusia menjadi sempurna, dan inilah tepatnya saat ketika manusia merasakan beban berat di pundaknya dan mendapati dirinya sendirian, kerana Tuhan dan alam telah membiarkannya berdiri sendiri dalam membuat keputusan yang penuh bahaya ini. </p>
	<p>Sekarang kita boleh menilai pahlawan kita, kita boleh merasakan perjalanan panjang apa yang telah ditempuhnya dalam waktu singkat itu, perjalanan untuk mengubah dirinya dari seorang Hurr yang berdiri di pihak Yazid menjadi Hurr yang membela Husain. Jika dia tetap berada bersama tentera Yazid, maka dunianya akan terjamin. Dan jika dia bergabung dengan pasukan Husain yang jumlahnya kecil, maka kematiannya dapat dipastikan. Saat itu adalah pagi di hari &#8216;Asyura, dan meskipun pertempuran belum dimulai di lapangan, Hurr menyedari bahawa kesempatan baginya tidak akan lama. Waktu berjalan cepat, dan detik-detik yang berlalu sangat bererti. Badai telah mulai bergolak di dalam dirinya. </p>
	<p>Sejak mula, Hurr telah berharap bahawa insiden-insiden yang telah terjadi tidak akan membawa kepada peperangan. Tapi sekarang perperangan tampaknya tak boleh dihindarkan lagi. Manusia memiliki kemampuan yang terbatas untuk bertoleransi terhadap rasa malu dan kehinaan, kecuali mereka yang memang genius dan boleh mentoleransi kehinaan hingga pada tingkat yang tak terbatas. Tak pernah terlintas dalam benak Hurr bahawa menjadi &quot;pegawai&quot; dalam pemerintahan Yazid akan bererti harus berkomplot dalam tindakan-tindakan kriminalnya. Baginya, pekerjaannya hanyalah sumber penghidupan yang tak ada sangkut pautnya dengan politik ataupun agamanya. </p>
	<p>Sekarang dia menyedari bahawa menyatukan kedudukannya dengan agamanya adalah hal yang mustahil. Maka, dengan putus asa dan sebagai langkah terakhir, dia lalu berbicara kepada komandan pasukannya (Umar bin Sa&#8217;ad) yang - sebagaimana dirinya - juga enggan terlibat dalam peperanangan dan hanya mahu menerima tugas yang diberikan kepadanya kerana dijanjikan akan diberi jabatan sebagai gabernor wilayah Ray dan Jurjan. Hurr berfikir, apa yang lebih baik dari pada mencapai sebuah solusi tanpa terlibat dalam penumpahan darah cucu Nabi dan keluarganya. </p>
	<p>Baik Hurr maupun Umar bin Sa&#8217;ad ketika menempuh perjalanan dari istana Yazid ke Karbala bersama-sama, dan keduanya mempunyai status dan kedudukan sosial yang sama. Hurr bertanya kepada Umar: &quot;Bolehkah kamu mencari jalan keluar dari situasi ini?&quot; </p>
	<p>Umar menjawab: &quot;Engkau tahu bahawa seandainya wewenang berada di tanganku, pasti akan aku akan melakukan apa yang kau usulkan itu. Tapi atasanmu &#8216;Ubaidullah bin Ziyad tidak mau menerima penyelesaian damai!&quot; </p>
	<p>&quot;Jadi, apakah engkau akan berperang dengan orang ini (Husain)?&quot; </p>
	<p>&quot;Ya. Demi Tuhan, aku akan terjun ke dalam peperangan yang akibatnya yang paling ringan adalah terpenggalnya kepala-kepala dan terpotongnya tangan-tangan.&quot; </p>
	<p>Sekarang, nyata sudah bagi Hurr bahawa dia tidak boleh lagi bermain-main dengan agamanya. Maka kedua rakan itu pun lalu bersimpang jalan. </p>
	<p>Bagi Hurr, tentera Yazid yang berjumlah puluhan ribu itu sekarang bukan apa-apa lagi, tak lebih dari sekumpulan wajah yang tak punya erti. Segerombolan besar manusia tanpa peribadi, sekelompok individu tanpa hati. Orang-orang yang berteriak-teriak penuh semangat, tanpa tahu mengapa mereka berteriak-teriak. Serdadu-serdadu yang bertempur tanpa tahu untuk siapa mereka berperanang. Sekarang Jesus-nya cinta dan kesedaran menyembuhkan orang yang buta dan menghidupkan kembali orang yang mati, menciptakan seorang syahid dari seorang pembunuh. Dalam sebuah perjalanan, tidaklah cukup menanyakan tujuan saja. Kita juga mesti bertanya tentang darimana berangkatnya. Dengan demikian, panjangnya perjalanan Husain menjadi jelas manakala kita menyedari dari mana dia mulai dan di mana dia berhenti, yang semuanya terjadi dalam waktu setengah hari. </p>
	<p>Dalam hijrahnya dari Syaitan menuju ke Allah, Hurr tidak mempelajari filsafat ataupun teologi, tidak pula menghadiri kuliah atau pergi ke sekolah. Dalam kenyataannya &quot;arah&quot; inilah yang memberi erti kepada segala sesuatu: seni, ilmu pengetahuan, kesusasteraan, agama, doa-doa, ibadah haji, Muhammad, dan &#8216;Al&icirc;. </p>
	<p>Setelah memulai perjalanannya, maka sambil mengendarai kudanya, maka dengan perlahan-lahan Hurr meninggalkan pasukan tenteranya menuju ke kelompok Husain. Muhajir bin Aus, yang melihat tingkah laku Hurr, yang tampak gelisah hebat dan cemas, bertanya kepadanya: &quot;Apa yang terjadi dengan dirimu, Hurr? Aku bingung melihat tingkahmu. Demi Allah, jika aku ditanya siapa orang yang paling pemberani di kalangan pasukan kita, niscaya akan ku sebutkan namamu tanpa ragu-ragu lagi. Tapi, mengapa engkau begitu gelisah dan cemas?&quot; </p>
	<p>&quot;Aku mendapati diriku berada di antara Neraka dan Syurga, dan aku harus memilih di antara keduanya. Demi Allah, aku tidak akan memilih selain Syurga, meskipun tubuhku akan dipotong-potong atau dibakar menjadi abu.&quot; </p>
	<p>Penciptaan Hurr-pun disempurnakan dan api keraguan telah membawanya kepada kebenaran yang pasti. Dengan perlahan-lahan dia menghampiri kubu Husain. Dan setelah dekat dia lalu menggantungkan kedua sepatunya di lehernya dan merendahkan perisainya (sebagai tanda penyesalan). </p>
	<p>&quot;Akulah orang yang telah menutup jalanmu, wahai Husain,&quot; katanya. Dan dia menolak ajakan Husain untuk beristirahat sejenak. Dia sudah tak sabar lagi. </p>
	<p>&quot;Apakah ada taubat bagiku?&quot; tanyanya. Dan dia tidak dapat menunggu jawaban atas pertanyaannya itu. Dia langsung maju ke depan dan menyerang pasukan Umar dengan kata-kata yang paling pahit dan pedas, untuk menunjukkan kepada bekas tentera dan komandannya bahawa dia bukan lagi seorang budak, melainkan seorang merdeka, seorang &quot;Hurr&quot;. </p>
	<p>Umar bin Sa&#8217;ad, bekas komandannya, menanggapinya dan menembakkan sebatang anak panah, seraya berseru: &quot;Saksikanlah dan biarkanlah Amirul Mukminin tahu bahawa akulah orang pertama yang menembakkan panah kepada tentera Husain!&quot; </p>
	<p>Dan demikianlah pertempuran Karbala dimulai&#8230;.. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/perang-atau-pertempuran-karbala/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Assyuro</title>
		<link>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/hari-assyuro/</link>
		<comments>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/hari-assyuro/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 02:28:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Humor</category>
		<guid>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/hari-assyuro/</guid>
		<description><![CDATA[	Assalamu&#8217;alaikum wr wb. 
	Tanggal 10 Februari 2005 lalu adalah bertepatan dengan 1 Muharram 1426 Hijriah yakni Tahun baru&nbsp; Hijriah yang selayaknya dikenal dan dirayakan oleh umat Islam diseluruh dunia namun realitasnya kebanyakan kita umat Islam justru lebih mengenal acara acara Old &amp; New Year tahun Masehi. Padahal tahun baru Hijriah tersebut adalah sebuah Titiik 0 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamu&#8217;alaikum wr wb. </p>
	<p>Tanggal 10 Februari 2005 lalu adalah bertepatan dengan 1 Muharram 1426 Hijriah yakni Tahun baru&nbsp; Hijriah yang selayaknya dikenal dan dirayakan oleh umat Islam diseluruh dunia namun realitasnya kebanyakan kita umat Islam justru lebih mengenal acara acara Old &amp; New Year tahun Masehi. Padahal tahun baru Hijriah tersebut adalah sebuah Titiik 0 / Ground Zero dengan ditandai Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah yang memiliki multi dimensi makna kehidupan untuk dunia maupun akhirat bagi umat umatnya sepanjang zaman. </p>
	<p>Kita umat Islam seharusnya bangga bahwa kehidupan akhirat tidaklah gratis karena hanya diperuntukkan bagi orang orang yang beriman saja. Sedangkan kehidupan dunia adalah kehidupan fana yang penuh dengan kepalsuan &amp; kemunkaran yang sekaligus kiga menjadi alam ujian bagi orang orang yang beriman. </p>
	<p>Selanjutnya&#8230; untuk lebih menghayati keimanan kita bersama, berikut ini kami mencoba menguraikan beberapa hal penting yang patut diketahui sekitar bulan Muharram . </p>
	<p>Bulan Muharam, bulan pertama dalam kalender Hijriah. Bulan ini termasuk salah satu dari keempat bulan haram sebagaimana difirmankan Allah SWT yang artinya, &quot;Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) din yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.&quot; (At-Taubah: 36). </p>
	<p>Empat bulan sebagaimana tersebut dalam ayat di atas adalah Muharam, Rajab, Zulkaidah, dan Zulhijah. Dalam empat bulan ini kaum muslimin diharamkan untuk berperang melawan orang kafir. </p>
	<p>HARI ASYURA DI BULAN MUHARRAM <br />Bulan Muharram adalah bulan yang istimewa, menyimpan banyak makna yang patut ditafakkuri dan ditadabburi. Muharram tidak saja menandai awal tahun menurut penanggalan Islam, namun di dalamnya juga tersimpan hari mulia &quot;Asyura&quot; yang mencatat sejarah penting dan senantiasa dikenang dan diperingati sepanjang zaman oleh kaum Mukminin al : </p>
	<p>Hari Asyura dikenang sebagai hari dimana Allah menyelamatkan Nabi Nuh a.s. dari bencana banjir dan menenggelamkan musuh-musuh-Nya. </p>
	<p>Asyura juga dikenang sebagai hari Allah menyelamatkan Musa a.s. dari kejaran Fir&#8217;aun dan tentaranya. Itulah sebabnya umat Yahudi dan umat Nasrani mengagungkan hari ini. </p>
	<p>Nabi Nuh dan Musa diriwayatkan melakukan puasa pada hari ini sebagai ekpresi syukur kepada Allah atas kemenangan yang diberikan kepadanya. </p>
	<p>Umat Yahudi melakukan puasa pada hari Asyura dan menjadikannya sebagai hari raya. Konon kaum Quraish di masa jahiliyah juga melakukan puasa pada hari Asyura dan mereka menjadikannya hari keramat dimana pada hari itu mereka menjalankan tradisi mengganti kiswah Ka&#8217;bah. </p>
	<p>Ketika Rasulullah berhijrah, beliau mendapati penduduk kota Madinah melakukan puasa pada hari Asyura. Seorang Yahudi mengatakan kepada Rasulullah bahwa Asyura adalah hari agung dimana Allah menyelamatkan Bani Israil dari ancaman musuhnya, sehingga Musa berpuasa pada hari itu, Rasulullah pun menjawab &quot;Aku lebih berhak atas Musa dari kalian&quot;(Sahihain), lalu beliau berpuasa dan memerintahkan umatnya berpuasa. </p>
	<p>Pada masa awal Islam, puasa Asyura adalah wajib bagi setiap muslim hingga turun ayat yang mewajibkan puasa bulan Ramadhan. Di mata Rasulullah s.a.w. hari Asyura begitu istimewa, beliau senantiasa melaksanakan puasa pada hari ini dan memerintahkan umatnya berpuasa demi rasa solidaritasnya kepada saudara seperjuangannya Nuh dan Musa a.s., bahkan pada tahun terakhir kehidupan Rasulullah beliau bersabda &quot;Insya Allah tahun depan saya juga akan berpuasa&quot; (Ashab Sunan) namun ajal telah menjemput beliau sebelum sempat menyempurnakan tahun itu. </p>
	<p>Asyura bagi umat Islam juga menampilkan kilas balik tragedi Karbala yang telah merenggut kedua cucu tercinta Rasulullah s.a.w, Hasan r.a. dan Husain r.a.. Lebih dari itu Karbala adalah tragedi yang menyadarkan kita betapa anarkisme, kekerasan dan tindakan tidak berperikemanusiaan telah menjadi noktah hitam sejarah umat Islam yang tidak akan pernah layak untuk terulang kembali. </p>
	<p>Masyarakat kita juga banyak menjalankan beberapa tradisi beragam berkaitan dengan hari Asyura. Ini menandakan betapa mengakarnya hari Asyura dalam tradisi dan budaya sebagian masyarakat kita. </p>
	<p>Manakala datang tahun baru hijriyah, yaitu bulan al-Muharram, pada bulan ini kita telah berpisah dengan tahun sebelumnya dan akan menyambut tahun yang akan datang, tahun yang baru, maka apakah yang telah kita tinggalkan dari sekian amal perbuatan untuk tahun kemarin? Dan dengan apa kita akan menyambut tahun yang baru ini?? Apakah bulan ini memiliki keistimewaan dan keutamaan tersendiri? apakah ada amalan yang harus dilakukan oleh setiap muslim pada bulan tersebut sebagai upaya untuk menghidupkan as-Sunnah dan upaya untuk memperoleh pahala serta kebaikan bagi orang yang mengajak kepada tujuan agama. </p>
	<p>Pendahuluan <br />Segala puji bagi Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala, kami memuji-Nya, mohon pertolongan-Nya dan minta ampunan-Nya, kamipun berlindung kepada-Nya dari kejelekan diri dan keburukan amal kami. Barangsiapa yang Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala berikan petunjuk kepadanya, niscaya tak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang telah Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala sesatkan, niscaya tak akan ada seorangpun yang dapat memberikan petunjuk kepadanya. </p>
	<p>Dan saya bersaksi bahwa tiada ilaah yang berhak untuk disembah melainkan Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala semata tiada sekutu bagi-Nya, dan saya berkasi bahwa Muhammad adalah seorang hamba dan utusan-Nya </p>
	<p>Selanjutnya, pada dasarnya adanya pergantian malam dan siang, bulan serta tahun terdapat hikmah dan pelajaran yang agung bagi setiap orang yang mau berfikir. Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala berfirman, artinya: <br />&quot;Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan.&quot; (QS. an-Nur: 44) </p>
	<p>Oleh karenanya sudah merupakan keharusan bagi setiap muslim agar dia senantiasa interopeksi diri setiap saat dan setiap waktu sehingga dia tetap bisa istiqamah dan terjaga dalam beragama atas dasar pemahaman yang benar dan lurus dan tidak salah sangka terhadap dirinya dengan mengganggap telah berbuat sebaik-baiknya padahal tidak demikian. Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala berfirman, artinya: &quot;Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka telah berbuat sebaik-baiknya. &quot; (QS al-Kahfi: 104). </p>
	<p>Demikian halnya, manakala datang tahun baru hijriyah, yaitu bulan al-Muharram, pada bulan ini kita telah berpisah dengan tahun sebelumnya dan akan menyambut tahun yang akan datang, tahun yang baru, maka apakah yang telah kita tinggalkan dari sekian amal perbuatan untuk tahun kemarin? Dan dengan apa kita akan menyambut tahun yang baru ini?? Apakah bulan ini memiliki keistimewaan dan keutamaan tersendiri? apakah ada amalan yang harus dilakukan oleh setiap muslim pada bulan tersebut sebagai upaya untuk menghidupkan as-Sunnah dan upaya untuk memperoleh pahala serta kebaikan bagi orang yang mengajak kepada tujuan agama. <br />Rasulullah Shallallaahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda: &quot;Siapa yang mengajak kepada suatu petunjuk maka ia akanmemperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya dan tidaklah mengurangi sedikitpun dari pahala mereka.&quot; (HR. Muslim) </p>
	<p>Keutamaan Bulan Muharram <br />Pada asalnya hari dan bulan memiliki kedudukan yang sama di sisi Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala, kecuali yang diistimewakan dari hari dan bulan selainnya berdarkan dalil-dali yang otentik, baik dari al-Qur&#8217;an ataupun as-Sunnah yang shahih. </p>
	<p>Dan termasuk bulan yang mulia di antara bulan-bulan yang ada adalah bulan Muharram. Hal ini berdasarkan firman Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala, artinya: &quot;Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah menganiaya diri dalam bulan yang empat itu, dan perangilah musyrikin semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa.&quot; (QS. at-Taubah: 36) </p>
	<p>Dan di dalam hadits yang shahih Rasulullah bersabda: &quot;&#8230;.Di dalam satu tahun ada dua belas bulan dan di antaranya terdapat empat bulan yang mulia, tiga di antaranya berturut-turut: Dzulqa&#8217;dah, Dzulhijjah dan Muharram, dan Rajab yang berada di antara bulan Jumada dan Sya&#8217;ban.&quot; (HR. al-Bukhari, no. 2958 dari Abu Bakrah). </p>
	<p>Dari ayat dan hadits di atas telah menunjukkan kemuliaan bulan tersebut di sisi Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala dan penamaan Muharram merupakan penguat atas keutamaan yang terkandung di dalamnya. </p>
	<p>Dan di antara keutamaan yang terkandung di bulan Muharram adalah sebagai berikut: <br />Dosa yang dilakukan pada bulan-bulan yang dimuliakan tersebut lebih dahsyat dari bulan-bulan selainnya. Dan begitu juga sebaliknya bahwa pahala amal shalih begitu besar dibandingkan bulan-bulan lainnya. Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala berfirman, artinya: &quot;Janganlah kalian mendzalimi diri-diri kalian di dalamnya -bulan-bulan tersebut-(QS. at-Taubah: 36) </p>
	<p>Berkata Ibnu Katsir: &quot;Di bulan-bulan yang Allah tetapkan di dalam setahun kemudian Allah khususkan dari bulan-bulan tersebut empat bulan, yang Allah menjadikan sebagai bulan-bulan yang mulia dan mengagungkan kemulyaaannya, dan menetapkan perbuatan dosa di dalamnya sangat besar, begitu pula dengan amal shalih pahalanya begitu besar.&quot; (Lihat Tafsir Ibnu Katsir pada QS. at-Taubah:36) </p>
	<p>Disunnahkan memperbanyak puasa pada bulan Muharram, khususnya berpuasa pada tanggal 10 Muharram (puasa &#8216;Asyura). </p>
	<p>Rasulullah Shallallaahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda, &quot;Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah al-Muharram.&quot; (HR. Muslim) dan di dalam hadits yang lain beliau juga bersabda, &quot;Puasa &#8216;Asyura menghapus kesalahan setahun yang telah lalu.&quot; (HR. Muslim). </p>
	<p>Ibnu Abbas berkata. &quot;Tidaklah aku melihat Rasulullah lebih menjaga puasa pada hari yang diutamakannya dari hari yang lain kecuali hari ini, yaitu &#8216;Asyura.&quot; (Shahih at-Targhib wa at-Tarhib). </p>
	<p>Amalan Yang Dianjurkan <br />Bertolak dari keutamaan yang terkandung di dalam bulan Muharram, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh kaum Muslimin dalam menyambut bulan yang mulia ini. </p>
	<p>Dan diantara amalan yang dianjurkan dalam bulan Muharram adalah sebagai berikut: <br />A) Tidak berbuat dzalim pada bulan ini, baik yang kecil maupun yang besar. <br />Allah Subhaanahu wa Ta&#8217;ala berfirman, &quot;.maka janganlah menganiaya diri dalam bulan yang empat itu.&quot;(QS. at-Taubah: 36) </p>
	<p>Rasulullah Shallallaahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda, &quot;Takutlah kalian terhadap kedhaliman, karena sesungguhnya kedhaliman itu merupakan kegelapan-kegelapan pada hari kiamat.&quot; (HR. Muslim dan lainnya). Dalam hadits yang lain beliau bersabda, &quot;Tidak ada dari satu dosapun yang lebih pantas untuk dicepatkan siksanya dari pelaku dosa itu baik di dunia maupun di akhirat daripada melewati batas (kedhaliman) dan memutus silaturrahim.&quot; (ash-Shahihah, no. 915) </p>
	<p>B) Berpuasa &#8216;Asyura (10 Muharram) <br />Diperintahkannya puasa &#8216;Asyura karena didalamnya terkandung sekian keutamaan. Imam an-Nawawiy berkata, &quot;Puasa hari &#8216;Asyura dapat menghapuskan seluruh dosa-dosa kecil selain dosa-dosa besar dan sebagai kafarrah dosa satu tahun.&quot; (al-Majmu&#8217; Syarh al-Muhadzab, juz. 6). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, &quot;Dihapuskan dosa-dosa dengan thaharah, shalat, puasa di bulan&nbsp; Ramadhan, puasa hari &#8216;Arafah, dan puasa hari &#8216;Asyura, semuanya untuk dosa-dosa yang kecil.&quot;(Lihat. Al-Fatawa al-Kubra, juz. 5) </p>
	<p>Disukai puasa &#8216;Asyura (10 Muharram) disertai dengan Tasu&#8217;a (9 Muharram) untuk menyelisi orang-orang Yahudi dan Nashrani. </p>
	<p>Ibnu Abbas berkata, &quot;Ketika Rasulullah berpuasa pada hari &#8216;Asyura dan memerintahkan para shahabat untuk berpuasa, mereka berkata: &quot;Wahai Rasulullah, sesungguhnya hari tersebut diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nashrani, maka Rasulullah bersabda, &quot;Maka apabila datang tahun depan insya Allah kita berpuasa pada hari ke sembilan.&quot; Ibnu Abbas berkata, &quot;Tidaklah datang tahun berikutnya sampai Rasulullah wafat.&quot;(HR. Muslim, no. 1916) </p>
	<p>Berkaitan dengan puasa &#8216;Asyura secara khusus, maka ada beberapa cara dalam pelaksanaannya, di antaranya: </p>
	<p>1. Berpuasa selama tiga hari, 9, 10 dan 11 Muharram. <br />Hal ini berdasarkan hadits Ibnu Abbas, &quot;Selisihilah orang Yahudi dan berpuasalah sehari sebelum dan sehari setelahnya.&quot; <br />Ibnu Hajar di dalam Fath al-Baari, 4/246 juga mengisyaratkan keutamaan cara ini. Dan termasuk yang memilih pendapat puasa tiga hari tersebut adalah Imam asy-Syaukani (Nail al-Authar, 4/245) </p>
	<p>Namun maryolitas ulama yang memilih cara seperti ini adalah dimaksudkan untuk lebih hati-hati. Sebagaimana yang dinukil oleh Ibnu Qudamah di dalam al-Mughni dari pendapat Imam Ahmad yang memilih cara seperti ini pada saat timbul kerancuan dalam menentukan awal bulan. </p>
	<p>2. Berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram. <br />Maryolitas hadits menunjukkan cara seperti ini, sebagaimana yang telah tersampaikan di atas. </p>
	<p>3. Berpuasa dua hari, yaitu pada tanggal 9 dan 10 atau 10 dan 11 Muharram. <br />Hal ini berdasarkan hadits Ibnu Abbas, &quot;Selisihilah orang Yahudi dan berpuasalah sehari sebelum atau sehari setelahnya.&quot; (Hadits shahih secara mauquf sebagaimana dalam as-Sunan al-Ma&#8217;tsurah, asy-Syafi&#8217;i, no. 338 dan Ibnu Jarir ath-Thabari dalam Tahdzibul Atsar, 1/218). </p>
	<p>Ibnu Rajab berkata, &quot;Dalam sebagian riwayat disebutakan &quot;atau sesudahnya&quot;, maka kata &quot;atau&quot; di sini mungkin merupakan keraguan rawi atau memang menunjukkan kebolehan&#8230;&quot;(Lihat, Lathaiful Ma&#8217;arif, hal. 49) </p>
	<p>ar-Rafi&#8217; berkata, &quot;Berdasarkan ini, seandainya tidak berpuasa pada tanggal 9 maka dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 11 Muharram.&quot; (Lihat, at-Talhish al-Habir, 2/213) </p>
	<p>4. Berpuasa pada tanggal 10 Muharram saja. <br />al-Hafidz berkata, &quot; Puasa &#8216;Asyura mempunyai tiga tingkatan, yang terendah berpuasa sehari saja, tingkatan di atasnya ditambah puasa tanggal 9 dan tingkatan berikutnya ditambah puasa tanggal 9 dan 11 Muharram. Wallahu a&#8217;lam. </p>
	<p>Hari Bersejarah bulan MuharramMasehi 2005 Hijriah 1426 Hari hari bersejarah bulan MUHARRAM <br />10 Februari 01 Muharram Tahun Baru Hijriah <br />Battle of Dhatal Ruqqa&#8217; and the revelation of the verse of Salaatul Khawf in 6 AH </p>
	<p>11 Februari 02 Muharram Imam Husain [A.S.] tiba di Karbala <br />12 Februari 03 Muharram Istishad Imam Husain [A.S.] <br />13 Februari 04 Muharram Tenda Imam Hussain [A.S.] dipindah dekat Sungai Euphrates <br />Nabi Musa [ A.S.] menyebrangi sungai Nil dan Firaun berserta pasukannya tenggelam </p>
	<p>15 Februari 06 Muharram 40.000 pasukan Yazid Laknatullah tiba di Karbala <br />16 Februari 07 Muharram Jalan menuju sungai Euphrates diblokir oleh pasukan Yazid Laknatullah <br />18 Februari 09 Muharram Yaumul Tasu&#8217;a: Rombongan Imam Hussain [ A.S.] dikepung oleh musuh / Malam Asyura <br />19 Februari 10 Muharram Hari Asyura / Syahidnya Imam Husain [A.S.] - 61H termasuk pembantaian seluruh keluarga &amp; pengikut rombongan oleh pasukan Yazid Laknatullah </p>
	<p>Menurut sumber sumber lainnya pada tanggal 10 Muharram juga telah berlaku : <br />- Nabi Adam bertaubat kepada Allah. <br />- Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit. <br />- Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dr perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama 6&nbsp; bulan. <br />- Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud. <br />- Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa. <br />- Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara. <br />- Penglihatan Nabi Yaakob yang kabur dipulihkkan Allah. <br />- Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya. <br />- Nabi Yunus selamat keluar setelah berada di dalam perut ikan paus&nbsp; selama 40 hari 40 malam. <br />- Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari tentera Firaun. <br />- Kesalahan Nabi Daud diampuni Allah. <br />- Nabi Sulaiman dikurniakan Allah kerajaan yang besar. <br />- Hari pertama Allah menciptakan alam. <br />- Hari Pertama Allah menurunkan rahmat. <br />- Hari pertama Allah menurunkan hujan. <br />- Allah menjadikan &#8216;Arasy. <br />- Allah menjadikan Luh Mahfuz. <br />- Allah menjadikan alam. <br />- Allah menjadikan Malaikat Jibril. <br />- Nabi Isa diangkat ke langit.&nbsp;&nbsp; </p>
	<p>20 Februari 11 Muharram Wafat of Adam Safiyyullah [A.S.] <br />Hanya 3 orang keluarga Rasulullah SAW yang tersisa hidup yakni : <br />1. Siti Zainab bin Ali <br />2. Ummu Kulsum bin Muhamad (anak) <br />3. Imam Ali Zayn Al-Abidin bin Husein [ A.S.] <br />beserta beberapa orang lainnya ditawan dan dirantai dibawa ke Kufah dan Damascus ( Ass Shams ) sebagai tawanan untuk dihadapkan ke Yazid Laknatullah yang saat itu menjadi khalifah menggantikan ayahnya Muawiyah. Dan yang paling mengerikan adalah para pasukan Yazid Laknatullah juga membawa penggalan Kepala Imam Hussain [ A.S.] </p>
	<p>21 Februari 12 Muharram Rombongan Ahlul Bait [A.S.] yang menjadi tawanan Yazid Laknatullah tiba di Kufah <br />22 Februari 13 Muharram Setelah dipertontonkan kepada Gubernur Kufah, seluruh mayat Ahlul Bait [A.S.] termasuk penggalan kepala Imam Husain [ A.S.] dikubur di Kufah <br />25 Februari 16 Muharram Perubahan Kiblat dari Baitul Maqdis (Al Aqsho di Palestina) ke Baitul Ka&#8217;bah di Mekkah tahun 2 H ( berdasarkan sumber lain tanggal 17 Muharram ) <br />26 Februari 17 Muharram Peristiwa pemusnahan pasukan Abraha yang ingin menghancurkan Ka&#8217;bah sebagai hukuman dari Allah SWT.&nbsp;&nbsp; <br />25 Muharram Syahidnya Imam Ali Zainal Abidin as - 95H </p>
	<p>Peristiwa Penting lain nya pada Bulan Muharram : Perang Karbala </p>
	<p>Nabi Muhammad adalah penutup nabi nabi ( Al Amin ), beliau adalah Rasul Mulia yang diberikan kedudukan tinggi oleh Allah SWT sebagaimana banyak ditemui Di Al Quran yang mulia yang diantaranya adalah : <br />QS Ali Imron - 031. Katakanlah: &quot;Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.&quot; Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. <br />QS 21 Al-anbiya - 107. Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. <br />QS 33 Al-Ahzab - 021 : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. <br />QS 33 Al-Ahzab - 040. Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. <br />dan sebuah ayat lainnya yang sangat dikenal luas yang dikenal sebagai ummul Sholawat yakni : <br />QS 33 Al-Ahzab - 056. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya <br />Dari uraian ayat ayat tersebut diatas menunjukkan betapa tingginya kemuliaan Rasulullah SAW dan kita umat Islam diwajibkan untuk ber sholawat yang maksudnya memberikan Penghormatan kepada beliau setinggi tingginya baik dalam bentuk : </p>
	<p>Sholawat Ucapan : melalui ucapan salam </p>
	<p>Sholawat Qolbu : Dalam bentuk kecintaan kepada baliau </p>
	<p>Sholawat Amal : Dalam bentuk amal ibadah Melakukan apa apa yang diwajibkan dan menjauhkan apa apa yang di haramkan Allah SWT sesuai yang beliau ajarkan yang ter refleksi dalam bentuk Ahlaqul Karimah pengikut Nabi Muhammad SAW. Satu ciri khas Ahlaqul Karimah yang patut di amalkan oleh setiap Mukmin adalah Amar Ma&#8217;ruf wa Nahi Mungkar. </p>
	<p>Sholawat Ahlul Bait : Nabi Muhammad selain sebagai manusia juga memiliki Istri - Anak, Cucu yang kita kenal sebagai Ahlul Bait, oleh karena itu masing masing kita umat Islam yang mengaku sebagai pengikut Muhammad SAW juga sewajarnya mengenal, menyayangi keluarga beliau, baik yang sudah tiada maupun yang masih ada. </p>
	<p>Sholawat Ilmu : Menuntut Ilmu adalah kewajiban bagi umat Islam khususnya Ilmu Agama, lalu dengan dan kepada siapa kita menuntut ilmu tersebut ? </p>
	<p>Bulan Muharram - Hari mengenl Ahlul Bait <br />dan Mengenang Syahidnya Imam Husein A.S </p>
	<p>Peristiwa Karbala dibulan MuharramMasehi 2005 Hijriah 1426 Hari hari bersejarah bulan MUHARRAM <br />11 Februari 02 Muharram Imam Husain [A.S.] tiba di Karbala <br />12 Februari 03 Muharram Istishad Imam Husain [A.S.] <br />13 Februari 04 Muharram Tenda Imam Hussain [A.S.] dipindah dekat Sungai Euphrates </p>
	<p>15 Februari 06 Muharram 40.000 pasukan Yazid Laknatullah tiba di Karbala <br />16 Februari 07 Muharram Jalan menuju sungai Euphrates diblokir oleh pasukan Yazid Laknatullah <br />18 Februari 09 Muharram Yaumul Tasu&#8217;a: Rombongan Imam Hussain [ A.S.] dikepung oleh musuh / Malam Asyura <br />19 Februari 10 Muharram Hari Asyura / Syahidnya Imam Husain [A.S.] - 61H termasuk pembantaian seluruh keluarga &amp; pengikut rombongan oleh pasukan Yazid Laknatullah&nbsp;&nbsp; </p>
	<p>20 Februari 11 Muharram Hanya 3 orang keluarga Rasulullah SAW yang tersisa hidup yakni : <br />1. Siti Zainab bin Ali <br />2. Ummu Kulsum bin Muhamad (anak) <br />3. Imam Ali Zayn Al-Abidin bin Husein [A.S.] <br />beserta beberapa orang lainnya ditawan dan dirantai dibawa ke Kufah dan Damascus ( Ass Shams ) sebagai tawanan untuk dihadapkan ke Yazid Laknatullah yang saat itu menjadi khalifah menggantikan ayahnya Muawiyah. Dan yang paling mengerikan adalah para pasukan Yazid Laknatullah juga membawa penggalan Kepala Imam Hussain [ A.S.] </p>
	<p>21 Februari 12 Muharram Rombongan Ahlul Bait [A.S.] yang menjadi tawanan Yazid Laknatullah tiba di Kufah <br />22 Februari 13 Muharram Setelah dipertontonkan kepada Gubernur Kufah, seluruh mayat Ahlul Bait [A.S.] termasuk penggalan kepala Imam Husain [ A.S.] dikubur di Kufah </p>
	<p>Diluar kejadian penting hari bersejarah dibulan Muharaam, telah berlaku pula peristiwa yang sangat memilukan dibulan yang sama yakni tanggal 10 Muharram 61 H pada Peristiwa Perang Karbala yakni Pembantaian keluarga Rasulullah SAW / Ahlul Bait oleh pasukan Yazid Laknatullah. </p>
	<p>80&nbsp; orang terdiri dari 32 Prajurit berkuda dan 40 Pejalan Kaki plus 8 anggota keluarga anak-anak dan perempuan rombongan Al Husein yang mewakili keimanan dan keturunan yang mulia dan Sorga menghadapi empat batalyon 4.000 pasukan lengkap persenjataannya yang terlatih dan beringas bak serigala! dipimpin oleh Umar bin Saad panglima setia Ibnu Ziyad &amp; Yazid Laknatullah mewakili kekuasaan duniawi dan Neraka. </p>
	<p>Walaupun terkesan rombongan Al Husen dikeroyok, namun sebelum rombongan keluarga Rasulullah SAW dibantai, para syuhada telah berhasil membunuh ribuan pasukan Musuh Yazid Laknatullah. </p>
	<p>Keluarga Al Husein yang Tewas Yang Selamat <br />1) Al Husein bin Ali dan 2) Al-Abbas bin Ali <br />3) Ali Al-Asghar bin Husein <br />4) Ali Al-Akbar bin Husein <br />5) Abdullah bin Hasan 1. Siti Zainab bin Ali <br />2. Ummu Kulsum bin Muhamad (anak) <br />3. Ali Zayn Al-Abidin bin Husein ( masih 6 tahun ) </p>
	<p>Saat itu Yazid Laknatullah menduduki posisi khalifah sebagai Amiril Mukminin menggantikan ayahnya Muawiyah yang juga telah membunuh Sayyidina Ali A.S. </p>
	<p>Dengan kejadian pembantaian Karbala merefleksikan bahwa semakin jelas para musuh Islam yang dengan sengaja menghabiskan keluarga Rasulullah SAW yang pada dilanjutkan pasca tragedi Karbala, seluruh umat Islam diwajibkan melaknat dan mengkafirkan Sayidina Ali A.S dan seluruh keturunan dan pengikutnya diburu - dibunuh. Pada masa masa selanjutnya agama Islam mengalami masa kegelapan yang penuh dengan pertikaian dan perebutan kekuasaan. </p>
	<p>Walhasil - masa masa gelap tersebut berhasil dihilangkan dengan munculnya seorang Khalifah bernama Imam Syafe&#8217;i yang berhasil menyatukan 2 kubu SYIAH vs Non SYIAH kedalam satu wadah yakni Ahlul Sunnah Wal Jamaah. Salah satu ungkapan beliau yang terkenal adalah : <br />In kaana rofdlonhubbu ila Muhammadin - Fal yasyahadisy syaqolanu inni rofdiyyi <br />artinya : Jika saya akan dituduh orang Syi&#8217;ah karena saya mencintai keluarga Muhammad, maka saksikanlah olehseluruh manusia dan jin bahwa saya ini adalah penganut Syi&#8217;ah </p>
	<p>Perayaan Asy-syura hari mengenang Ahlul Bait <br />Sebentar lagi kita akan melihat spanduk spanduk / brosur brosur di beberapa tempat, mesjid untuk &quot;MEMPERINGATI HARI ASY-SYURA , MEMPERINGATI PENGORBANAN IMAM HUSSEIN . DAN PARA SYUHADA KARBALA&quot; yang akan jatuh tanggal 10 Muharram atau 19 Februari 2005 yad. </p>
	<p>Namun sayangnya tidak semua umat Islam memperingati hari bersejarah tersebut karena sebagian umat Islam sudah menjadi korban dikotomi Sunni - Syiah, peringatan 10 Muharram / Asyura sudah diberikan stempel sebagai peringatan orang orang sesat Syiah lalu peringatan apa saja yang telah dilakukan oleh golongan non Syiah ? untuk mengenang Syahidnya Imam Husein ? </p>
	<p>Oleh karenanya penulis mengajak saudara saudara Muslim - janganlah kita terjebak dikotomi Sunni - Syiah, namun sebaliknya TIDAKLAH SALAH kalau kita mengenang Syahidnya Imam Husein mengingat beliau adalah cucu kesayangan Rasulullah SAW dan beliau wafat dalam keadaan Beriman Penuh kepada Allah SWT &amp; Sunnah Rasulullah SAW ( kakeknya beliau sendiri ) </p>
	<p>Wabillahi Taufiq wal Hidayah, semoga tulisan saya ini bermanfaat </p>
	<p>Wassalamu&#8217;alaikum wr wb </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/hari-assyuro/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Perbedaan BOS Dengan STAFF</title>
		<link>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/perbedaan-bos-dengan-staff/</link>
		<comments>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/perbedaan-bos-dengan-staff/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 02:26:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Humor</category>
		<guid>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/perbedaan-bos-dengan-staff/</guid>
		<description><![CDATA[	&gt; Bila boss tetap pada pendapatnya,&gt; itu berarti beliau konsisten.&gt; Bila staff tetap pada pendapatnya,&gt; itu berarti dia keras kepala !&gt;&gt; Bila boss berubah-ubah pendapat,&gt; itu berarti beliau flexible.&gt; Bila staff berubah-ubah pendapat,&gt; itu berarti dia plin-plan !&gt;&gt; Bila boss bekerja lambat,&gt; itu berarti beliau teliti.&gt; Bila staff bekerja lambat&gt; itu berarti dia tidak &#8216;perform&#8217; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&gt; Bila boss tetap pada pendapatnya,<br />&gt; itu berarti beliau konsisten.<br />&gt; Bila staff tetap pada pendapatnya,<br />&gt; itu berarti dia keras kepala !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss berubah-ubah pendapat,<br />&gt; itu berarti beliau flexible.<br />&gt; Bila staff berubah-ubah pendapat,<br />&gt; itu berarti dia plin-plan !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss bekerja lambat,<br />&gt; itu berarti beliau teliti.<br />&gt; Bila staff bekerja lambat<br />&gt; itu berarti dia tidak &#8216;perform&#8217; !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss bekerja cepat,<br />&gt; itu berarti beliau &#8217;smart&#8217;.<br />&gt; Bila staff bekerja cepat,<br />&gt; itu berarti dia terburu-buru !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss lambat memutuskan,<br />&gt; itu berarti beliau hati-hati.<br />&gt; Bila staff lambat memutuskan,<br />&gt; itu berarti dia &#8216;telmi&#8217; !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss mengambil keputusan cepat,<br />&gt; itu berarti beliau berani mengambil keputusan.<br />&gt; Bila staff mengambil keputusan cepat,<br />&gt; itu berarti dia gegabah !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss terlalu berani ambil resiko,<br />&gt; itu berarti beliau risk-taking.<br />&gt; Bila staff terlalu berani ambil resiko,<br />&gt; itu berarti dia sembrono !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss tidak berani ambil resiko,<br />&gt; itu berarti beliau &#8216;prudent&#8217;.<br />&gt; Bila staff tidak berani ambil resiko,<br />&gt; itu berarti dia tidak berjiwa bisnis !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss mem-by-pass prosedur,<br />&gt; itu berarti beliau proaktif-inovatif.<br />&gt; Bila staff mem-by-pass prosedur,<br />&gt; itu berarti dia melanggar aturan !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss curiga terhadap mitra bisnis,<br />&gt; itu berarti beliau waspada.<br />&gt; Bila staff curiga terhadap mitra bisnis,<br />&gt; itu berarti dia negative thinking !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss menyatakan : &quot; Sulit &quot;<br />&gt; itu berarti beliau prediktif-antisipatif.<br />&gt; Bila staff menyatakan : &quot; Sulit &quot;<br />&gt; itu berarti dia pesimistik !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss menyatakan : &quot; Mudah &quot;<br />&gt; itu berarti beliau optimis.<br />&gt; Bila staff menyatakan : &quot; Mudah &quot;<br />&gt; itu berarti dia meremehkan masalah !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss sering keluar kantor,<br />&gt; itu berarti beliau rajin ke customer<br />&gt; Bila staff sering keluar kantor,<br />&gt; itu berarti dia sering kelayapan !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss sering entertainment,<br />&gt; itu berarti beliau rajin me-lobby customer.<br />&gt; Bila staff sering entertainment,<br />&gt; itu berarti dia menghamburkan anggaran !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss tidak pernah entertainment,<br />&gt; itu berarti beliau berhemat.<br />&gt; Bila staff tidak pernah entertainment,<br />&gt; itu berarti dia tidak bisa me-lobby customer !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss men-service atasan,<br />&gt; itu berarti beliau me-lobby.<br />&gt; Bila staff men-service atasan,<br />&gt; itu berarti dia menjilat !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss sering tidak masuk,<br />&gt; itu berarti beliau kecapaian karena kerja keras.<br />&gt; Bila staff sering tidak masuk,<br />&gt; itu berarti dia pemalas !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss minta fasilitas mewah,<br />&gt; itu berarti beliau menjaga citra perusahaan.<br />&gt; Bila staff minta fasilitas standar,<br />&gt; itu berarti dia banyak menuntut !<br />&gt;<br />&gt; Bila boss membuat tulisan seperti ini,<br />&gt; itu berarti beliau humoris.<br />&gt; Bila staff membuat tulisan seperti ini,<br />&gt; itu berarti dia :<br />&gt; - frustasi<br />&gt; - iri terhadap karir orang lain<br />&gt; - negative thinking<br />&gt; - provokasi<br />&gt; - tidak tahan banting<br />&gt; - barisan sakit hati<br />&gt; - berpolitik di kantor<br />&gt; - tidak produktif<br />&gt; - tidak sesuai dengan budaya perusahaan<br />&gt;<br />&gt; Hehe&#8230;kasian deh gue. <img src='http://13320.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://13320.blogsome.com/2008/10/08/perbedaan-bos-dengan-staff/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Daftar makanan dan minuman yang berbahaya</title>
		<link>http://13320.blogsome.com/2008/10/07/daftar-makanan-dan-minuman-yang-berbahaya/</link>
		<comments>http://13320.blogsome.com/2008/10/07/daftar-makanan-dan-minuman-yang-berbahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 08:15:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Humor</category>
		<guid>http://13320.blogsome.com/2008/10/07/daftar-makanan-dan-minuman-yang-berbahaya/</guid>
		<description><![CDATA[	Kemarin malam (18/7) Menteri Kesehatan dan beberapa staff didepartemen kesehatan mengadakan rapat tertutup bersama Komisi VIDPR-RI mengenai daftar makanan &amp; minuman yang berbahaya biladikonsumsi oleh masyarakat pada kondisi tertentu.
	Acara rapat cukup singkat dan padat dengan menghasilkan sebuahkeputusan yang disinyalir akan meresahkan masyarakat mengingat daftarmakanan &amp; minuman tersebut berada disekeliling kita sehari-hari.
	Presiden Bambang Yudhoyono pagi ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><font><br />Kemarin malam (18/7) Menteri Kesehatan dan beberapa staff di<br />departemen kesehatan mengadakan rapat tertutup bersama Komisi VI<br />DPR-RI mengenai daftar makanan &amp; minuman yang berbahaya bila<br />dikonsumsi oleh masyarakat pada kondisi tertentu.</p>
	<p>Acara rapat cukup singkat dan padat dengan menghasilkan sebuah<br />keputusan yang disinyalir akan meresahkan masyarakat mengingat daftar<br />makanan &amp; minuman tersebut berada disekeliling kita sehari-hari.</p>
	<p>Presiden <span class="yshortcuts">Bambang</span> Yudhoyono pagi ini telah meminta secara lisan<br />(disusul dengan tulisan) kepada Ibu Menteri untuk tidak<br />mempublikasikan ke beberapa media nasional hingga data yang diperoleh<br />benar-benar akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.</p>
	<p>Menurut informasi, hasil lab dari Indonesia juga di-crosscheck di<br />beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Kamoboja.</p>
	<p>&quot;Silahkan saja kirim surat penangguhan publikasi, tugas kami adalah<br />menjaga masyarakat agar berhati-hati, itu saja, saya bersedia<br />diturunkan jabatan Menteri demi kejujuran dan kontribusi positif kami<br />(Dept.Kesehatan - red) kepada masyarakat!&quot; kata Ibu Menteri menanggapi surat<br />yang dilayangkan <span class="yshortcuts">Presiden SBY</span> kepada dirinya.</p>
	<p>Berikut daftar makanan yang berbahaya:</p>
	<p>1.&nbsp; <span class="yshortcuts">Nasi goreng</span></p>
	<p>2.&nbsp; Mie Tek-tek</p>
	<p>3.&nbsp; Martabak telor</p>
	<p>4.&nbsp; Martabak manis (Bangka)</p>
	<p>5.&nbsp; Mie Ayam</p>
	<p>6.&nbsp; Mie Bakso</p>
	<p>7.&nbsp; Mie Pangsit</p>
	<p>8.&nbsp; Bakwan</p>
	<p>9.&nbsp; Risoles</p>
	<p>10. Tahu isi</p>
	<p>11. Siomay</p>
	<p>12. Bubur Ayam</p>
	<p>13. Ketupat <span class="yshortcuts">Sayur</span></p>
	<p>14. Ketoprak</p>
	<p>15. Soto sulung</p>
	<p>16. Coto <span class="yshortcuts">Makassar</span></p>
	<p>17. Mpek-mpek Palembang</p>
	<p>18. Nasi uduk + ayam goreng</p>
	<p>19. Berbagai jenis Mie instant</p>
	<p>Berikut daftar minuman yang berbahaya:</p>
	<p>1.&nbsp; Yoghurt</p>
	<p>2.&nbsp; Es dawet</p>
	<p>3.&nbsp; Es cendol</p>
	<p>4.&nbsp; Es teler</p>
	<p>5.&nbsp; Air kelapa muda</p>
	<p>6.&nbsp; Beberapa jenis Teh botol</p>
	<p>Wartawan yang berkumpul sejak tadi malam menanyakan mengapa<br />makanan-minuman tersebut berbahaya. Jawab Ibu Menteri &quot;Ke-19 jenis<br />makanan dan ke-6 jenis minuman tersebut sangat berbahaya bila<br />dikonsumsi pada saat-saat tertentu,<br />misalnya:<br />1. Makan/minum pada saat menyebrang jalan tol.<br />2. Makan/minum pada saat melakukan aktifitas olahraga.<br />3. Makan/minum sambil berdiri di seutas tali dengan ketinggian 100 meter!<br />4. Makan/minum sambil lirik kanan-kiri mencari jalan untuk kabur(tidak mau bayar!)<br />5. Makan/minum di kantor pada saat Atasan sedang marah-marah!<br />6. Makan/minum keseluruh daftar makanan-minuman tersebut dalam waktu 1 jam non-stop!<br />7. Makan/minum sambil nampar orang disekeliling yg ikut makan bersama-sama.</p>
	<p>Sejenak wartawan saling pandang dan tak lama kemudian pulang ke<br />redaksi masing-masing!</p>
	<p></font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://13320.blogsome.com/2008/10/07/daftar-makanan-dan-minuman-yang-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Bentuk-bentuk Query Pada SQL 2000+</title>
		<link>http://13320.blogsome.com/2008/10/07/bentuk-bentuk-query-pada-sql-2000/</link>
		<comments>http://13320.blogsome.com/2008/10/07/bentuk-bentuk-query-pada-sql-2000/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 03:32:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>SQL 2000 Query</category>
		<guid>http://13320.blogsome.com/2008/10/07/bentuk-bentuk-query-pada-sql-2000/</guid>
		<description><![CDATA[	Sesi Pertama
	SELECT&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsMovement3Cass.IATACode, MsAirline.AirlineName, MsCustomerCass.AgentCode, TsMovement3Cass.AccNo, MsCustomerCass.AccName, &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(TsMovement3Cass.BillCurr15 + TsMovement3Cass.BillCurr30) AS Sum_Of_Bill, &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(TsMovement3Cass.PayBillCurr15 + TsMovement3Cass.PayBillCurr30) AS Sum_Of_Payment, &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; MsMonth.MonthName + &#8216; &#8216; + TsCalendarCass.Cycle + &#8216;&nbsp; &#8216; + CONVERT(varchar, TsCalendarCass.CalendarYear) AS PeriodName, MsMonth.MonthName, &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsCalendarCass.Cycle, TsCalendarCass.CalendarYear, MsCustomerCass.AgentCode AS Expr1FROM&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsMovement3Cass INNER JOIN&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; MsAirline ON TsMovement3Cass.IATACode = MsAirline.IATACode INNER JOIN&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; MsCustomerCass ON TsMovement3Cass.AccNo = [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Sesi Pertama</p>
	<p>SELECT&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsMovement3Cass.IATACode, MsAirline.AirlineName, MsCustomerCass.AgentCode, TsMovement3Cass.AccNo, MsCustomerCass.AccName, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(TsMovement3Cass.BillCurr15 + TsMovement3Cass.BillCurr30) AS Sum_Of_Bill, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(TsMovement3Cass.PayBillCurr15 + TsMovement3Cass.PayBillCurr30) AS Sum_Of_Payment, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; MsMonth.MonthName + &#8216; &#8216; + TsCalendarCass.Cycle + &#8216;&nbsp; &#8216; + CONVERT(varchar, TsCalendarCass.CalendarYear) AS PeriodName, MsMonth.MonthName, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsCalendarCass.Cycle, TsCalendarCass.CalendarYear, MsCustomerCass.AgentCode AS Expr1<br />FROM&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsMovement3Cass INNER JOIN<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; MsAirline ON TsMovement3Cass.IATACode = MsAirline.IATACode INNER JOIN<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; MsCustomerCass ON TsMovement3Cass.AccNo = MsCustomerCass.AccNo INNER JOIN<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsCalendarCass ON TsMovement3Cass.CalendarID = TsCalendarCass.CalendarID INNER JOIN<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; MsMonth ON TsCalendarCass.CalendarMonth = MsMonth.MonthID<br />WHERE&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; (TsMovement3Cass.Status = &#8216;A&#8217;)<br />GROUP BY TsMovement3Cass.IATACode, MsAirline.AirlineName, TsMovement3Cass.AccNo, MsCustomerCass.AccName, MsMonth.MonthName, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsCalendarCass.Cycle, MsMonth.MonthName, TsCalendarCass.Cycle, TsCalendarCass.CalendarYear, MsCustomerCass.AgentCode</p>
	<p>Sesi Kedua&nbsp;<strong>PIVOT Table</strong></p>
	<p>SELECT&nbsp; A.CalendarID, A.CalendarYear, A.CalendarMonth, <br />&nbsp;A.MonthName, A.Cycle, A.PeriodName, A.TrxDate, <br />&nbsp;A.AccNo, A.AccName, A.AgentCode, A.CityAbrv, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; A.CcyName, <br />&nbsp;SUM(CASE A.IATACode WHEN &#8216;020&#8242; <br />&nbsp;THEN A.BillCurr30 ELSE 0 END) AS &#8216;Bill_30_020&#8242;, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(CASE A.IATACode WHEN &#8216;065&#8242; <br />&nbsp;THEN A.BillCurr30 ELSE 0 END) AS &#8216;Bill_30_065&#8242;, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(CASE A.IATACode WHEN &#8216;020&#8242; <br />&nbsp;THEN A.PayBillCurr30 ELSE 0 END) AS &#8216;Pay_30_020&#8242;, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(CASE A.IATACode WHEN &#8216;065&#8242; <br />&nbsp;THEN A.PayBillCurr30 ELSE 0 END) AS &#8216;Pay_30_065&#8242;, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(CASE A.IATACode WHEN &#8216;020&#8242; <br />&nbsp;THEN A.BillPrev30 ELSE 0 END) AS &#8216;Bill_30_P_020&#8242;, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(CASE A.IATACode WHEN &#8216;065&#8242; <br />&nbsp;THEN A.BillPrev30 ELSE 0 END) AS &#8216;Bill_30_P_065&#8242;, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(CASE A.IATACode WHEN &#8216;020&#8242; <br />&nbsp;THEN A.PayBillPrev30 ELSE 0 END) AS &#8216;Pay_30_P_020&#8242;, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; SUM(CASE A.IATACode WHEN &#8216;065&#8242; <br />&nbsp;THEN A.PayBillPrev30 ELSE 0 END) AS &#8216;Pay_30_P_065&#8242;<br />FROM&nbsp;&nbsp;&nbsp; (SELECT&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsMovement3Cass.CalendarID, <br />&nbsp;TsCalendarCass.CalendarYear, TsCalendarCass.CalendarMonth, <br />&nbsp;MsMonth.MonthName, TsCalendarCass.Cycle, <br />&nbsp;MsMonth.MonthName + &#8216; &#8216; + TsCalendarCass.Cycle + &#8216; - &#8216; + <br />&nbsp;CONVERT(varchar, TsCalendarCass.CalendarYear) <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; AS PeriodName, TsMovement3Cass.TrxDate, TsMovement3Cass.AccNo, <br />&nbsp;MsCustomerCass.AccName, MsCustomerCass.AgentCode, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsMovement3Cass.IATACode, MsCustomerCass.CityAbrv, <br />&nbsp;MsCcy.CcyName, TsMovement3Cass.OpenBal, BillCurr30, PayBillCurr30, <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; OutBillCurr30, BillPrev30, PayBillPrev30, CloseBalPrev30<br />FROM&nbsp;&nbsp;&nbsp; TsMovement3Cass <br />INNER JOIN MsCustomerCass <br />&nbsp;ON TsMovement3Cass.AccNo = MsCustomerCass.AccNo <br />INNER JOIN TsCalendarCass <br />&nbsp;ON TsMovement3Cass.CalendarID = TsCalendarCass.CalendarID <br />INNER JOIN MsMonth <br />&nbsp;ON TsCalendarCass.CalendarMonth = MsMonth.MonthID <br />INNER JOIN MsCcy ON MsCustomerCass.Ccy = MsCcy.Ccy) A<br />GROUP BY A.CalendarID, A.CalendarYear, A.CalendarMonth, <br />&nbsp;A.MonthName, A.Cycle, A.PeriodName, A.TrxDate, <br />&nbsp;A.AccNo, A.AccName, A.AgentCode, A.CityAbrv, A.CcyName</p>
	<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<h2 class="western">SQL SERVER - 2005 - T-SQL Script to Attach and Detach&nbsp;Database</h2>
	<p>August 24, 2007 by <font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/author/pinaldave/">pinaldave</a></u></font> </p>
	<p>Following script can be used to detach or attach database. If database is to be from one database to another database following script can be used detach from old server and attach to new server.</p>
	<p>Process to move database :</p>
	<p><font color="#008000">&mdash;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font>-Step&nbsp;1&nbsp;:&nbsp;Detach&nbsp;Database&nbsp;using&nbsp;following&nbsp;script</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>USE&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>[master]</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>EXEC&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>master.dbo.</font><font></font><font></font><font color="#8b0000"></font><font>sp_detach_db&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#434343"></font><font>@dbname&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff0000"></font><font>N&rsquo;AdventureWorks&rsquo;</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>,</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#434343"></font><font>@keepfulltextindexfile&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff0000"></font><font>N&rsquo;true&rsquo;</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p><font color="#008000">&mdash;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font>-Step 2 : Move Data files and Log files to new location</font></p>
	<p></p>
	<p><font color="#008000">&ndash;&mdash;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font>Step 3 : Attach Database using following script</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>USE&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>[master]</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>CREATE&nbsp;DATABASE&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>[AdventureWorks]&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>ON</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>(&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>FILENAME&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff0000"></font><font>N&rsquo;C:\Data\AdventureWorks_Data.mdf&rsquo;&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>),</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>(&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>FILENAME&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff0000"></font><font>N&rsquo;C:\Data\AdventureWorks_Log.ldf&rsquo;&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>)</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>FOR&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>ATTACH</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>IF&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>EXISTS&nbsp;(&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>SELECT&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>name</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>FROM&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>master.sys.databases&nbsp;sd</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>WHERE&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>name&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff0000"></font><font>N&rsquo;AdventureWorks&rsquo;</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>AND&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff00ff"></font><font>SUSER_SNAME</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>(</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>sd.owner_sid</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>)&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff00ff"></font><font>SUSER_SNAME</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>()&nbsp;)</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>EXEC&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>[AdventureWorks].dbo.</font><font></font><font></font><font color="#8b0000"></font><font>sp_changedbowner&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#434343"></font><font>@loginame</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=</font><font></font><font></font><font color="#ff0000"></font><font>N&rsquo;sa&rsquo;</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>,</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#434343"></font><font>@map</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>false</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p><a name="OLE_LINK2"></a><a name="OLE_LINK1"></a><strong>Reference : Pinal Dave (</strong><font color="#0000ff"><u><a href="http://www.sqlauthority.com/"><strong>http://www.SQLAuthority.com</strong></a></u></font><strong>), </strong><font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2007/04/25/sql-server-2005-take-off-line-or-detach-database/"><strong>SQL SERVER - 2005 Take Off Line or Detach Database</strong></a></u></font></p>
	<p></p>
	<p></p>
	<p></p>
	<p></p>
	<p></p>
	<p></p>
	<p></p>
	<p></p>
	<h2 class="western">SQL SERVER - Import CSV File Into SQL Server Using Bulk Insert - Load Comma Delimited File Into SQL&nbsp;Server</h2>
	<p>February 6, 2008 by <font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/author/pinaldave/">pinaldave</a></u></font> </p>
	<p>This is very common request recently - How to import CSV file into SQL Server? How to load CSV file into SQL Server Database Table? How to load comma delimited file into SQL Server? Let us see the solution in quick steps.</p>
	<p>CSV stands for Comma Separated Values, sometimes also called Comma Delimited Values.</p>
	<p>Create TestTable</p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>USE&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>TestData</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>CREATE&nbsp;TABLE&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>CSVTest</font></p>
	<p><font color="#000000">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>(</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>ID&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>INT</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>,</font></p>
	<p><font color="#808080">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>FirstName&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>VARCHAR</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>(</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>40</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>),</font></p>
	<p><font color="#808080">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>LastName&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>VARCHAR</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>(</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>40</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>),</font></p>
	<p><font color="#808080">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>BirthDate&nbsp;SMALLDATETIME</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>)</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p></p>
	<p>Create CSV file in drive C: with name csvtest.txt with following content. The location of the file is C:\csvtest.txt</p>
	<p><font></font><font>1,James,Smith,19750101</font></p>
	<p><font></font><font>2,Meggie,Smith,19790122</font></p>
	<p><font></font><font>3,Robert,Smith,20071101</font></p>
	<p><font></font><font>4,Alex,Smith,20040202</font></p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Now run following script to load all the data from CSV to database table. If there is any error in any row it will be not inserted but other rows will be inserted.</p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>BULK&nbsp;</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>INSERT&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>CSVTest</font></p>
	<p><font color="#000000">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>FROM&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff0000"></font><font>&lsquo;c:\csvtest.txt&rsquo;</font></p>
	<p><font color="#ff0000">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>WITH</font></p>
	<p><font color="#0000ff">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>(</font></p>
	<p><font color="#808080">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>FIELDTERMINATOR&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff0000"></font><font>&lsquo;,&rsquo;</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>,</font></p>
	<p><font color="#808080">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>ROWTERMINATOR&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>=&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#ff0000"></font><font>&lsquo;\n&rsquo;</font></p>
	<p><font color="#ff0000">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>)</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p></p>
	<p>Check the content of the table.</p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>SELECT&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>*</font></p>
	<p><font color="#808080">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>FROM&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>CSVTest</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p></p>
	<p>Drop the table to clean up database.</p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>SELECT&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#808080"></font><font>*</font></p>
	<p><font color="#808080">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</font><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#0000ff"></font><font>FROM&nbsp;</font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>CSVTest</font></p>
	<p><font></font><font></font><font></font><font></font><font color="#000000"></font><font>GO</font></p>
	<p></p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p><strong>Reference : Pinal Dave (</strong><font color="#0000ff"><u><a href="http://www.sqlauthority.com/"><strong>http://www.SQLAuthority.com</strong></a></u></font><strong>)</strong><br /><font color="#0000ff" /></p>
	<p>Posted in <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/author-pinal/">Author Pinal</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql/">SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-authority/">SQL Authority</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-query/">SQL Query</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-scripts/">SQL Scripts</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-server/">SQL Server</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-tips-and-tricks/">SQL Tips and Tricks</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-utility/">SQL Utility</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/t-sql/">T SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/technology/">Technology</a></u></font> | 62 Comments</p>
	<h3 class="western">62 Responses to &ldquo;SQL SERVER - Import CSV File Into SQL Server Using Bulk Insert - Load Comma Delimited File Into SQL&nbsp;Server&rdquo;</h3>
	<p></p>
	<p></p>
	<p></p>
	<p></p>
	<h2 class="western">Archive for the &lsquo;SQL Function&rsquo; Category</h2>
	<h2 class="western"><font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/06/04/sql-server-create-a-comma-delimited-list-using-select-clause-from-table-column/">SQL SERVER - Create a Comma Delimited List Using SELECT Clause From Table&nbsp;Column</a></u></font></h2>
	<p>Posted in <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/author-pinal/">Author Pinal</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/database/">Database</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql/">SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-authority/">SQL Authority</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-function/">SQL Function</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-query/">SQL Query</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-scripts/">SQL Scripts</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-server/">SQL Server</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-stored-procedure/">SQL Stored Procedure</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-tips-and-tricks/">SQL Tips and Tricks</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/t-sql/">T SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/technology/">Technology</a></u></font> on June 4, 2008 | <font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/06/04/sql-server-create-a-comma-delimited-list-using-select-clause-from-table-column/#comments">2 Comments &raquo;</a></u></font></p>
	<p>I received following question in email :<br />How to create a comma delimited list using SELECT clause from table column?<br />Answer is to run following script.<br />USE AdventureWorks<br />GO<br />DECLARE @listStr VARCHAR(MAX)<br />SELECT @listStr = COALESCE(@listStr+&lsquo;,&rsquo; ,&rdquo;) + Name<br />FROM Production.Product<br />SELECT @listStr<br />GO</p>
	<p>I have previously written similar [&#8230;]</p>
	<p><font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/06/04/sql-server-create-a-comma-delimited-list-using-select-clause-from-table-column/">Read Full Post &raquo;</a></u></font></p>
	<h2 class="western"><font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/06/03/sql-server-example-of-distinct-in-aggregate-functions/">SQL SERVER - Example of DISTINCT in Aggregate&nbsp;Functions</a></u></font></h2>
	<p>Posted in <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/author-pinal/">Author Pinal</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql/">SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-authority/">SQL Authority</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-function/">SQL Function</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-query/">SQL Query</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-scripts/">SQL Scripts</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-server/">SQL Server</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-tips-and-tricks/">SQL Tips and Tricks</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/t-sql/">T SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/technology/">Technology</a></u></font> on June 3, 2008 | <font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/06/03/sql-server-example-of-distinct-in-aggregate-functions/#respond">No Comments &raquo;</a></u></font></p>
	<p>Just a day ago, I was was asked this question in one of the teaching session to my team members. One of the member asked me if I can use DISTINCT in Aggregate Function and does it make any difference.<br />Of course! It does make difference. DISTINCT can be used to return unique rows from a [&#8230;]</p>
	<p><font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/06/03/sql-server-example-of-distinct-in-aggregate-functions/">Read Full Post &raquo;</a></u></font></p>
	<h2 class="western"><font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/05/29/sql-server-unpivot-table-example/">SQL SERVER - UNPIVOT Table&nbsp;Example</a></u></font></h2>
	<p>Posted in <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/author-pinal/">Author Pinal</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql/">SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-authority/">SQL Authority</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-function/">SQL Function</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-query/">SQL Query</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-scripts/">SQL Scripts</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-server/">SQL Server</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-tips-and-tricks/">SQL Tips and Tricks</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/t-sql/">T SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/technology/">Technology</a></u></font> on May 29, 2008 | <font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/05/29/sql-server-unpivot-table-example/#respond">No Comments &raquo;</a></u></font></p>
	<p>My previous article SQL SERVER - PIVOT Table Example encouraged few of my readers to ask me question about UNPIVOT table. UNPIVOT table is reverse of PIVOT Table.<br />USE&nbsp;AdventureWorks<br />GO<br />CREATE&nbsp;TABLE&nbsp;#Pvt&nbsp;([CA]&nbsp;INT&nbsp;NOT&nbsp;NULL,<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;[AZ]&nbsp;INT&nbsp;NOT&nbsp;NULL,<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;[TX]&nbsp;INT&nbsp;NOT&nbsp;NULL);<br />INSERT&nbsp;INTO&nbsp;#Pvt&nbsp;([CA],&nbsp;[AZ],&nbsp;[TX])<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;SELECT&nbsp;[CA],&nbsp;[AZ],&nbsp;[TX]<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;FROM<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;(<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;SELECT&nbsp;sp.StateProvinceCode<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;FROM&nbsp;Person.Address&nbsp;a<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;INNER&nbsp;JOIN&nbsp;Person.StateProvince&nbsp;sp<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;ON&nbsp;a.StateProvinceID&nbsp;=&nbsp;sp.StateProvinceID<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;)&nbsp;p<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;PIVOT<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;(<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;COUNT&nbsp;(StateProvinceCode)<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;FOR&nbsp;StateProvinceCode<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;IN&nbsp;([CA],&nbsp;[AZ],&nbsp;[TX])<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;)&nbsp;AS&nbsp;pvt;<br />SELECT&nbsp;StateProvinceCode,&nbsp;Customer_Count<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;FROM<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;(<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;SELECT&nbsp;[CA],&nbsp;[AZ],&nbsp;[TX]<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;FROM&nbsp;#Pvt<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;)&nbsp;t<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;UNPIVOT<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;(<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Customer_Count<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;FOR&nbsp;StateProvinceCode<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;IN&nbsp;([CA],&nbsp;[AZ],&nbsp;[TX])<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;)&nbsp;AS&nbsp;unpvt;<br />DROP&nbsp;TABLE&nbsp;#Pvt;<br />GO</p>
	<p>Reference : Pinal Dave (http://www.SQLAuthority.com)</p>
	<p><font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/05/29/sql-server-unpivot-table-example/">Read Full Post &raquo;</a></u></font></p>
	<h2 class="western"><font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/05/27/sql-server-sql-server-udf-get-the-day-of-the-week-function-part-3/">SQL SERVER - SQL SERVER - UDF - Get the Day of the Week Function - Part&nbsp;3</a></u></font></h2>
	<p>Posted in <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/author-pinal/">Author Pinal</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql/">SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-authority/">SQL Authority</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-datetime/">SQL DateTime</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-function/">SQL Function</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-query/">SQL Query</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-scripts/">SQL Scripts</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-server/">SQL Server</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/sql-tips-and-tricks/">SQL Tips and Tricks</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/t-sql/">T SQL</a></u></font>, <font color="#0000ff"><u><a href="http://wordpress.com/tag/technology/">Technology</a></u></font> on May 27, 2008 | <font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/05/27/sql-server-sql-server-udf-get-the-day-of-the-week-function-part-3/#respond">No Comments &raquo;</a></u></font></p>
	<p>Datetime functions and stored procedures always interests me. Nanda Kumar has suggested modification to previous written article about SQL SERVER - SQL SERVER - UDF - Get the Day of the Week Function - Part 2. He has improved on UDF.</p>
	<p></p>
	<p>CREATE&nbsp;FUNCTION&nbsp;dbo.udf_DayOfWeek(@dtDate&nbsp;DATETIME)<br />RETURNS&nbsp;VARCHAR(10)<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;AS<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;BEGIN<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;DECLARE&nbsp;@rtDayofWeek&nbsp;VARCHAR(10)<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;DECLARE&nbsp;@weekDay&nbsp;INT<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&mdash;-Here&nbsp;I&nbsp;have&nbsp;subtracted&nbsp;7&nbsp;For&nbsp;keeping&nbsp;Sunday&nbsp;as&nbsp;the&nbsp;First&nbsp;day&nbsp;like&nbsp;wise&nbsp;for&nbsp;Monday&nbsp;we&nbsp;need&nbsp;to&nbsp;subtract&nbsp;2&nbsp;and&nbsp;so&nbsp;on<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;SET&nbsp;@weekDay=((DATEPART(dw,@dtDate)+@@DATEFIRST-7)%7)<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;SELECT&nbsp;@rtDayofWeek&nbsp;=&nbsp;CASE&nbsp;@weekDay<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;WHEN&nbsp;1&nbsp;THEN&nbsp;&lsquo;Sunday&rsquo;<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;WHEN&nbsp;2&nbsp;THEN&nbsp;&lsquo;Monday&rsquo;<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;WHEN&nbsp;3&nbsp;THEN&nbsp;&lsquo;Tuesday&rsquo;<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;WHEN&nbsp;4&nbsp;THEN&nbsp;&lsquo;Wednesday&rsquo;<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;WHEN&nbsp;5&nbsp;THEN&nbsp;&lsquo;Thursday&rsquo;<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;WHEN&nbsp;6&nbsp;THEN&nbsp;&lsquo;Friday&rsquo;<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;WHEN&nbsp;0&nbsp;THEN&nbsp;&lsquo;Saturday&rsquo;<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;END<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;RETURN&nbsp;(@rtDayofWeek)<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;END<br />GO<br />SELECT&nbsp;dbo.udf_dayofweek(GETDATE())</p>
	<p>Reference : Pinal Dave (http://www.SQLAuthority.com), Nanda Kumar</p>
	<p><font color="#0000ff"><u><a href="http://blog.sqlauthority.com/2008/05/27/sql-server-sql-server-udf-get-the-day-of-the-week-function-part-3/">Read Full Post &raquo;</a></u></font></p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Sesi Ketiga </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://13320.blogsome.com/2008/10/07/bentuk-bentuk-query-pada-sql-2000/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
